Sunday, October 25, 2026
home_banner_first
MEDAN

Pemerintah dan Bulog Salurkan Bantuan Pangan Beras 30 Kg untuk Warga Asahan hingga Desember 2026

Mistar.idMinggu, 25 Oktober 2026 pukul 14.09 WIB
pemerintah_dan_bulog_salurkan_bantuan_pangan_beras_30_kg_untuk_warga_asahan_hingga_desember_2026_

Pemerintah dan Bulog Salurkan Bantuan Pangan Beras 30 Kg untuk Warga Asahan hingga Desember 2026 Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan bersama Pemimpin Wilayah Bulog Sumut R. Darma Wijaya meluncurkan program Bantuan Pangan Beras periode Oktober-Desember 2026 di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. (Foto: Bulog Sumut)

Asahan, MISTAR.ID (25/10/2026) – Perum Bulog bersama pemerintah meluncurkan program Bantuan Pangan Beras periode Oktober hingga Desember 2026 di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Sabtu (24/10/2026).

Peluncuran yang bertujuan menjaga akses pangan dan melindungi daya beli masyarakat hingga akhir tahun ini dilakukan secara simbolis oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan.

Bantuan Pangan (Banpang) beras kuartal IV 2026 ini menyasar total 33,2 juta Penerima Bantuan Pangan (PBP) di seluruh Indonesia. Total alokasi beras sebanyak 1 juta ton, dengan jatah setiap keluarga sebesar 10 kilogram per bulan selama tiga bulan berturut-turut.

Dengan demikian, total bantuan yang diterima pada periode Oktober hingga Desember 2026 adalah 30 kilogram per keluarga.

Selain itu, pemerintah juga menambah beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 1 juta ton. Tujuannya untuk mengamankan ketersediaan stok, menjaga akses masyarakat terhadap beras terutama pada musim paceklik, dan mendukung stabilitas harga di pasaran agar tetap terjangkau.

Dalam rilis yang diterima Mistar, Menko Pangan Zulkifli Hasan mengapresiasi kinerja Bulog dan menyampaikan bahwa pemerintah sedang menjalankan langkah strategis untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat.

"Kerja sama yang kuat Kemenko Pangan dan Bulog berhasil mencapai target swasembada pangan yang jadi agenda penting pemerintah. Program Banpang periode Oktober sampai Desember 2026 dialokasikan untuk 33,2 juta penerima dengan total 1 juta ton beras," katanya.

Zulkifli menambahkan, alokasi SPHP juga ditambah sebanyak 1 juta ton untuk menjaga stok pada musim paceklik dan memastikan harga tetap terjaga.

Pemimpin Wilayah Bulog Sumut, R. Darma Wijaya, mengatakan seluruh jajarannya siap mengawal kelancaran penyaluran bantuan dan tambahan kuota SPHP melalui penguatan stok dan optimalisasi jaringan distribusi daerah.

"Kami berkomitmen memastikan stok beras tetap ada, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait. Distribusi akan terus kami optimalkan agar tepat sasaran setelah data penerima terverifikasi dan SPHP bisa dengan mudah diakses masyarakat," ujarnya, Minggu (25/10/2026).

Penyaluran Banpang beras kepada keluarga penerima manfaat akan dieksekusi begitu data PBP selesai diverifikasi. Sementara distribusi beras SPHP masih terus dilakukan melalui mitra Bulog.(hm02)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN