BMKG: Diselimuti Kabut, Hilal Tidak Terlihat di Sumut


Pantauan hilal di Kantor Gubernur Sumut. (f:iqbal/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan menyebut hilal tidak dapat terlihat di Kota Medan. Pantauan dilakukan di Kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Jumat (28/2/2025) sore.
Kepala BMKG Wilayah I Medan, Hendro Nugroho menjelaskan kondisi hilal yang tidak sepenuhnya terlihat di Sumut.
"Pantauan hilal hari ini di Sumut, tinggi hilal 4,54 derajat, dan elongasinya 6,29 derajat, kalau dari ketentuan tinggi hilal lebih dari 3 derajat (cukup), tapi elongasinya 6,4 seharusnya (belum cukup)," ujarnya.
Hendro mengatakan hilal tidak terlihat di Kota Medan dan Sumut, namun dirinya mengatakan keputusan ada pada Kementerian Agama nantinya.
"Tidak terlihat (hilal), karena berkabut. Tapi apapun hasilnya kita akan serahkan langsung ke pusat, nanti akan diumumkan oleh Kemenag," katanya. (iqbal/hm18)
PREVIOUS ARTICLE
Diskusi Publik soal Toleransi dan Nilai Pluralisme di Siantar