13.5 C
New York
Monday, April 15, 2024

AJI Ungkap 89 Kasus Serangan Terhadap Jurnalis Selama Tahun 2023

Medan, MISTAR.ID

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia mengungkapkan ada 89 kasus serangan terhadap jurnalis terjadi sepanjang tahun 2023. Angka tersebut merupakan yang tertinggi dalam 1 dekade.

“Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi dalam 10 tahun (1 dekade) atau sejak 2014. Ini menjadi alarm bahaya bagi masa depan kebebasan pers di Indonesia,” sebut Sekretaris Jenderal (Sekjend) AJI Indonesia, Ika Ningtyas, kepada mistar.id via seluler, Jumat (23/2/24).

Ika merincikan, bentuk serangan yang menyasar kepada para jurnalis tersebut bermacam-macam, mulai dari serangan fisik hingga kekerasan seksual.

“Berbagai macam serangan yang terjadi, mulai fisik, teror, digital, kriminalisasi, hingga kekerasan seksual telah menargetkan 83 jurnalis, 5 kelompok jurnalis, dan 15 media,” rincinya.

Baca juga: Jurnalis Indonesia Belum Aman Bekerja, Kasus Kekerasan Meningkat di Tahun 2022

Diungkapkannya, kekerasan tertinggi terjadi kepada jurnalis dan media yang memberitakan 3 kelompok isu. Yang pertama ialah isu akuntabilitas dan korupsi sebanyak 33 kasus.

“Kedua, isu-isu sosial dan kriminalitas sebanyak 25 kasus. Serta ketiga, isu lingkungan dan konflik agraria mencapai 14 kasus,” ungkapnya.

AJI Indonesia juga membeberkan bahwa sebagian besar pelaku dalam kasus kekerasan tersebut ialah aktor negara yang berjumlah 36 kasus, aktor non-negara sebanyak 29 kasus, dan tidak teridentifikasi 24 kasus.

Related Articles

Latest Articles