Wednesday, July 8, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Gangguan Pendengaran Konduktif Bisa Terjadi pada Semua Usia, Ini Penyebabnya

Mistar.idSabtu, 7 Maret 2026 pukul 05.30 WIB
gangguan_pendengaran_konduktif_bisa_terjadi_pada_semua_usia_ini_penyebabnya

Ilustrasi. (Foto: KlikDokter)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Gangguan pendengaran tipe konduktif tidak hanya dialami oleh orang lanjut usia, tetapi juga dapat terjadi pada anak-anak hingga orang dewasa muda. Kondisi ini terjadi ketika gelombang suara terhambat sebelum mencapai organ pendengaran utama di telinga dalam.

Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok-Bedah Kepala Leher di RSUP Nasional Dr Ciptomangunkusumo, dr. Harim Priyono, SpTHTBKL, Subsp. Oto (K), menjelaskan gangguan pendengaran konduktif disebabkan adanya hambatan rambatan gelombang suara menuju koklea atau rumah siput di telinga dalam.

“Gangguan pendengaran tipe konduktif adalah gangguan yang disebabkan halangan rambatan gelombang suara untuk mencapai organ pendengaran yang disebut rumah siput atau koklea,” ujar Harim, melansir Antara, Jumat (6/3/2026).

Ia menjelaskan koklea berfungsi mengubah suara menjadi sinyal listrik yang kemudian diteruskan ke saraf pendengaran sehingga manusia dapat menangkap dan memahami suara.

Sebelum mencapai koklea, suara harus melewati beberapa bagian telinga. Secara anatomi, telinga terbagi menjadi tiga bagian, yaitu telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam. Jika terdapat hambatan pada jalur tersebut, suara tidak dapat sampai dengan baik ke organ pendengaran.

Menurut Harim, gangguan pendengaran konduktif umumnya terjadi akibat masalah pada telinga luar atau telinga tengah yang berperan dalam menghantarkan suara menuju telinga dalam.

Hambatan tersebut dapat disebabkan berbagai faktor, mulai dari penumpukan serumen atau minyak telinga, infeksi pada liang telinga, hingga kelainan bawaan pada struktur telinga.

Ia menambahkan gangguan pendengaran konduktif dapat terjadi secara bertahap maupun muncul secara tiba-tiba. Salah satu contohnya adalah penumpukan serumen yang menyerap air setelah mandi sehingga membuat liang telinga tertutup dan pendengaran mendadak berkurang.

Selain itu, gangguan pada saluran tuba eustachius di telinga tengah juga dapat menimbulkan sensasi telinga terasa penuh atau tertekan, seperti yang sering dirasakan saat berada di pesawat atau di daerah pegunungan.

Meski demikian, Harim menegaskan sebagian besar gangguan pendengaran tipe konduktif bersifat sementara dan dapat ditangani melalui pengobatan maupun tindakan medis yang sesuai. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN