Dinkes Medan Perkuat Strategi Cegah Penularan TB

Dinas Kesehatan Kota Medan (Foto: Berry/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan memperkuat strategi mencegah penularan Tuberkulosis (TB) dengan upaya Active Case Finding (ACF).
"ACF ini menjadi strategi menemukan kasus penyakit TB secara aktif agar memutus rantai penularan TB di masyarakat melalui 41 puskesmas di Medan," ujar Ketua Tim Kerja Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan (P2PM-PL) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan, Edy Yusuf, kepada Mistar pada Jumat (20/3/2026).
Lebih lanjut, Edy mengatakan pelaksanaan ACF ini dilakukan kepada pasien yang diduga ada kontak ataupun terpapar virus TB. Skrining dibantu kader puskesmas maupun kader kelurahan.
"Nanti kami menggelar edukasi kepada puskesmas, kemudian bikin kegiatan ACF di puskesmas juga. Terus, kami beri arahan kader agar mengajak terduga TB melakukan skrining dan tes. Pasien yang positif kita obati dan hasil negatif kita beri terapi pencegahan TB," ucapnya.
Selain ACF, dikatakan Edy, Dinkes Medan juga bekerja sama dengan Hallo Doc melakukan skrining TB di 21 kecamatan dan coaching TB di delapan fasilitas pelayanan kesehatan.
"Kami juga melakukan supervisi ke fasilitas pelayanan kesehatan sebagai bentuk pembinaan ACF di enam lapas rutan. Masyarakat juga bisa memanfaatkan cek kesehatan gratis untuk skrining TB," tuturnya.
Diketahui, Dinkes Medan menemukan 16.866 penderita TB sepanjang 2025 dengan capaian pengobatan TB mencapai 15.831 jiwa dan 65 persen atau sebanyak 10.330 jiwa sembuh total.
Selanjutnya, terdapat 910 kasus TB yang berujung meninggal dunia tahun lalu. Berdasarkan data, tercatat 320 penderita mengalami TB Resistan Obat (RO) yang disebabkan pengobatan tidak teratur atau tidak tuntas. (hm20)























