Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Dexamethasone Bukan Obat Serbaguna, Apoteker Ingatkan Efek Samping Serius

Mistar.idMinggu, 21 Desember 2025 05.00
AN
dexamethasone_bukan_obat_serbaguna_apoteker_ingatkan_efek_samping_serius

Ilustrasi. (Foto: Pixabay/Stevepb)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Dexamethasone kerap disalahartikan sebagai obat serbaguna untuk meredakan berbagai keluhan kesehatan. Padahal, obat ini termasuk golongan kortikosteroid keras yang berisiko menimbulkan efek samping serius jika digunakan tanpa pengawasan tenaga medis.

Apoteker dan edukator kesehatan, Eza Riyeni, menegaskan dexamethasone bekerja dengan menekan peradangan dan sistem imun sehingga penggunaannya harus sesuai indikasi medis dan dalam durasi terbatas.

“Dexamethasone adalah obat kortikosteroid yang menenangkan reaksi peradangan dan sistem imun yang terlalu aktif,” ujar Eza dikutip dari Kompas.com.

Menurut Eza, dexamethasone umumnya diresepkan dokter untuk kondisi medis tertentu seperti asma berat, radang sendi, radang usus, radang kulit dan mata, alergi berat, serta penyakit autoimun seperti lupus.

Pada kasus tertentu, obat ini juga digunakan pada pasien Covid-19 dengan kondisi kritis yang membutuhkan oksigen atau ventilator, bukan untuk pasien bergejala ringan.

Ia mengingatkan, penggunaan dexamethasone tanpa resep dan pengawasan dokter dapat memicu berbagai efek samping. Keluhan yang sering muncul meliputi sakit kepala, sulit tidur, peningkatan nafsu makan, dan gangguan lambung.

Sementara itu, efek yang lebih serius antara lain peningkatan gula darah secara drastis, penglihatan kabur, jantung berdebar tidak teratur, hingga tubuh terasa sangat lelah.

“Dexamethasone juga menurunkan daya tahan tubuh. Jika dikonsumsi sembarangan, tubuh justru menjadi lebih rentan terhadap infeksi,” kata Eza.

Kesalahan lain yang kerap terjadi adalah menghentikan penggunaan dexamethasone secara mendadak setelah dikonsumsi dalam jangka waktu tertentu. Eza menekankan, penghentian obat ini harus dilakukan secara bertahap sesuai arahan dokter agar tubuh tidak mengalami gangguan serius.

Ia juga menegaskan dexamethasone bukan suplemen dan tidak berfungsi untuk meningkatkan stamina atau daya tahan tubuh. “Kalau dipakai untuk alasan non-medis, misalnya supaya nafsu makan naik atau badan terasa lebih kuat, itu keliru dan berbahaya,” ujarnya.

Masyarakat pun diimbau untuk tidak menggunakan dexamethasone tanpa resep dokter serta berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum mengonsumsi obat steroid. (hm25)


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN