Saturday, April 5, 2025
home_banner_first
INTERNATIONAL

Venezuela Sebut Penyitaan Pesawat Kepresidenan Aksi Pembajakan AS

journalist-avatar-top
Selasa, 3 September 2024 12.32
venezuela_sebut_penyitaan_pesawat_kepresidenan_aksi_pembajakan_as

venezuela sebut penyitaan pesawat kepresidenan aksi pembajakan as

news_banner

Mexico City, MISTAR.ID

Penyitaan pesawat kepresidenan Venezuela di Republik Dominika dan dipindahkan ke Miami, Amerika Serikat (AS) disebut aksi pembajakan yang dilakukan Negeri Paman Sam.

“Republik Bolivarian Venezuela menyatakan pada komunitas internasional jika otoritas AS sekali lagi sudah melakukan aksi kriminal yang tidak bisa dikategorikan selain sebagai pembajakan. Secara ilegal menyita pesawat yang dipakai presiden, dengan alasan tindakan-tindakan koersif yang mereka tetapkan secara sepihak dan ilegal di seluruh dunia,” sebut Menteri Komunikasi, Kebudayaan, dan Pariwisata, Freddy Nanez melalui pernyataan di Telegram, seperti dilansir pada Selasa (3/9/24).

Menurut Nanez, itu menampilkan bahwa tidak ada negara atau pemerintahan konstitusional yang kebal terhadap langkah-langkah ilegal yang menubruk hukum internasional.

Baca juga:749 Ditahan Imbas Aksi Demo di Venezuela

Senin (2/9/24), CNN menginformasikan otoritas AS sudah menyita pesawat Presiden Venezuela, Nicolas Maduro di Republik Dominika dan memindahkannya ke Florida, dengan alasan akuisisi kapal terbang diperbuat dengan cara menghindari sanksi.

“Pemerintah AS sudah menunjukkan bahwa mereka memakai kekuatan ekonomi dan militer agar engintimidasi dan menekan negara-negara seperti Republik Dominika supaya terlibat dalam perbuatan kriminal,” kata pemerintah Venezuela dalam pernyataannya.

Menurut mereka, itu merupakan contoh yang disebut ‘tatanan berbasis aturan’ dengan mencueki hukum internasional, berupaya menegakkan hak yang kuat, untuk menciptakan dan menerapkan peraturan dengan impunitas berdasarkan kepentingannya.

Venezuela berwenang mengambil langkah hukum apa pun untuk mengkompensasi kerugian, dengan mencatat jika itu bukan tindakan agresi yang terisolasi, melainkan bagian dari eskalasi umum bagi pemerintah yang terpilih kembali.

Baca juga:Tolak Hasil Pemilu Venezuela, Pendemo Ditembakkan Gas Air Mata

Pesawat kepresidenan itu adalah pesawat kedua Venezuela yang disita oleh AS.

Tahun 2022, pesawat Boeing 747 milik perusahaan Venezuela, Empresa de Transporte Aéreo Cargo del Sur (Emtrasur), disita di bandara Ezeiza, Argentina.

Awal tahun 2024, pengadilan setempat menginstruksikan pesawat dimaksud diserahkan ke AS, lalu diterbangkan ke Florida.

Media Venezuela menuturkan, pesawat dipindahkan dengan alasan penerbangan militer, sehingga menghindari izin terbang dari Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) di sejumlah zona udara. Lalu pesawat kargo yang disita itu pun dihancurkan. (ant/hm16)

REPORTER: