Sunday, October 25, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Trump Mendadak Nyatakan Berhenti Bunuh Pemimpin Iran, Ungkap Alasan di Baliknya

Mistar.idMinggu, 25 Oktober 2026 pukul 12.08 WIB
trump_mendadak_nyatakan_berhenti_bunuh_pemimpin_iran_ungkap_alasan_di_baliknya_

Presiden AS Donald Trump. (Foto: Aaron Schwartz/AFP via Al Jazeera)

Washington, MISTAR.ID (25/10/2026) – Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara mengejutkan menegaskan akan menghentikan upaya pembunuhan terhadap para pemimpin Iran.

Pernyataan kontroversial itu disampaikannya dalam kampanye di Georgia pada Sabtu (24/10/2026) waktu setempat. Alasannya, Amerika Serikat kebingungan mencari lawan negosiasi.

"Saya harus berhenti," ujar Trump terkait upaya menyingkirkan para pemimpin Iran, seperti dikutip dari Anadolu Agency. Hal itu diungkapkannya dalam sebuah kampanye di Georgia.

"Karena saya harus mencari tahu dengan siapa sebenarnya kita bernegosiasi," kata Trump.

Trump mengklaim Iran saat ini tidak lagi memiliki pesawat, kapal, hingga kehilangan lapisan kepemimpinannya. Klaim tersebut terkait dengan klaim penghancuran militer Iran oleh AS melalui Operation Midnight Hammer dan Operation Epic Fury.

Selain itu, Trump membela keputusannya pada 2018 yang membatalkan perjanjian nuklir Iran 2015. Perjanjian tersebut dicapai pada masa pemerintahan Presiden Barack Obama.

Menurut Trump, langkah pembatalan perjanjian itu diambil pada saat krusial untuk mencegah Teheran memperoleh senjata nuklir.

"Saya membatalkan salah satu perjanjian terburuk yang pernah dibuat, yaitu Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) milik Barack Hussein Obama, atau seperti yang sebagian orang sebut, kesepakatan nuklir Iran, yang merupakan jalan menuju senjata nuklir bagi Iran. Untungnya, saya membatalkannya tepat pada waktunya," tutur Trump.

Trump melanjutkan, AS telah melenyapkan kapasitas pengayaan nuklir Iran melalui Operation Midnight Hammer dan Operation Epic Fury. Dua operasi tersebut merujuk pada operasi militer yang dilakukan pada 2025 serta antara Februari hingga Mei 2026.

"Kami telah mengalahkan mereka secara militer, finansial, dan dalam aspek lainnya. Kita harus memastikan bahwa mereka tidak akan pernah, sama sekali tidak akan pernah, memiliki senjata nuklir," kata Trump.(CNN/hm02)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN