Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Serangan Bom Bunuh Diri di Markas FC Peshawar Tewaskan Enam Orang

Mistar.idSenin, 24 November 2025 pukul 20.17 WIB
serangan_bom_bunuh_diri_di_markas_fc_peshawar_tewaskan_enam_orang

Petugas keamanan memeriksa lokasi bom bunuh diri di gerbang utama Markas Besar Pasukan Paramiliter Sipil di Peshawar, Pakistan. (foto:ap/mistar)

news_banner

Karachi, MISTAR.ID

Serangan bom bunuh diri mengguncang markas pasukan paramiliter Federal Constabulary (FC) di Peshawar, Pakistan bagian barat laut, pada Senin (24/11/2025) dini hari.

Enam orang tewas dalam insiden ini, terdiri atas tiga pelaku bom bunuh diri dan tiga personel keamanan.

Kepala Kepolisian Peshawar, Mian Saeed Ahmad, menjelaskan bahwa para pelaku dicegat ketika berupaya memasuki kompleks markas FC. Salah satu pelaku meledakkan diri di pintu gerbang, sementara dua lainnya berhasil masuk ke dalam area markas sebelum akhirnya ditembak mati oleh petugas.

Pasukan keamanan langsung menutup lokasi kejadian dan melakukan operasi pembersihan.

Media lokal Dawn melaporkan bahwa serangan tersebut juga menyebabkan beberapa orang terluka. Tiga anggota FC yang berada di dekat gerbang tewas saat menjalankan tugas. Para korban luka telah dilarikan ke Lady Reading Hospital dan dilaporkan dalam kondisi stabil. Keadaan darurat turut diberlakukan di rumah sakit tersebut serta di Khyber Teaching Hospital.

Saeed Ahmad menambahkan bahwa saat serangan terjadi, sejumlah besar personel keamanan sedang berada di lapangan terbuka untuk latihan parade pagi. Respons cepat pasukan FC dinilai mencegah terjadinya korban yang jauh lebih besar. “Para teroris yang terlibat dalam serangan ini berjalan kaki dan gagal mencapai area parade. Tindakan tepat waktu pasukan kami mencegah tragedi yang lebih besar,” ujarnya.

Markas FC berada di kawasan padat penduduk di Kota Peshawar. Seorang pejabat keamanan, yang tidak disebutkan namanya, mengonfirmasi kepada Reuters bahwa area tersebut telah ditutup total setelah insiden.

Hingga kini belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun, Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP), yang berafiliasi dengan Taliban Afghanistan, kerap dituding bertanggung jawab atas serangan serupa. Serangan terbaru ini terjadi kurang dari dua minggu setelah pelaku bom bunuh diri menyerang area luar gedung pengadilan di Islamabad dan menewaskan 12 orang.

Situasi tersebut semakin memperburuk hubungan Islamabad dan pemerintah Taliban Afghanistan. Pakistan menuduh TTP beroperasi bebas dari wilayah Afghanistan sejak Taliban kembali berkuasa pada 2021.

Presiden Pakistan Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif mengecam keras serangan tersebut. Sharif memuji respons cepat pasukan keamanan dan menegaskan bahwa para pelaku serta pihak yang membantu mereka harus segera diidentifikasi dan diadili.

“Kami akan menggagalkan rencana jahat para teroris yang mengancam integritas Pakistan,” tegas Sharif.

Zardari, melalui unggahan di platform X, menyampaikan belasungkawa yang mendalam dan memuji keberanian aparat keamanan yang gugur dalam tugas. (hm16)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN