Pemimpin Tertinggi Iran Tewas

Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. (Foto: News.fin.co.id)
Teheran, MISTAR.ID
Kantor berita Iran, Tasnim News Agency dan Fars News Agency, melaporkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, telah meninggal dunia.
Namun hingga kini belum ada keterangan resmi yang menjelaskan penyebab maupun detail kematiannya.
Pasca kabar tersebut, pemerintah Iran menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari serta tujuh hari libur nasional.
Hal senada juga disampaikan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Melalui media sosialnya, Trump menyebutkan Khamenei meninggal dunia setelah AS-Israel melancarkan serangan ke kompleks Beit-e Rahbari.
"Khamenei, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah mati," kata Trump di media sosial Social Truth miliknya, dilansir AFP, Minggu (1/3/2026).
"30 bom dijatuhkan di kompleks tersebut. Ali Khamenei berada di bawah tanah, tetapi mungkin tidak di bunkernya sendiri," kata Channel 12 Israel dilansir AFP.
Sebelumnya, laporan The New York Times mengungkap citra satelit dari Airbus Defence and Space yang menunjukkan bangunan utama di kompleks Beit-e Rahbari hancur total setelah serangan Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu (28/2/2026).
Beit-e Rahbari selama ini dikenal bukan hanya sebagai kediaman resmi pemimpin tertinggi Iran, tetapi juga lokasi penting untuk menerima pejabat senior negara tersebut.
Berdasarkan foto udara yang beredar, bangunan yang menjadi tempat tinggal langsung Khamenei beserta area pengamanan di sekelilingnya tampak rata dengan tanah.
Sejumlah analis menilai pola kawah serta dampak ledakan yang terlihat konsisten dengan penggunaan amunisi penghancur bunker atau bunker-buster, yakni jenis senjata yang dirancang untuk menembus struktur beton tebal dan menghancurkan fasilitas bawah tanah yang diperkuat. (hm20)
PREVIOUS ARTICLE
Selat Hormuz Ditutup Pascaserangan AS-Israel ke IranNEXT ARTICLE
Rusia Kecam Serangan Militer AS-Israel ke Iran















