7.2 C
New York
Friday, April 19, 2024

Hasil Pilpres AS 2020 Tuntas

Washington, MISTAR.ID

Akhirnya proses penghitungan suara di Amerika Serikat tuntas. Seluruh 50 negara bagian Amerika Serikat dan District of Columbia telah mengesahkan hasil pemilihan presiden atau pemilu Amerika 2020 di wilayah mereka, menurut penghitungan media.

Lengkapnya pengesahan di semua 50 negara bagian itu terjadi menjelang proses selanjutnya, yakni Electoral College yang akan menggelar pertemuan dan voting untuk mengukuhkan pemenang Pemilu AS 2020.

Dikutip dari media, Kamis (10/12/20), West Virginia menjadi negara bagian AS terakhir yang mensertifikasi hasil pemilihan presiden pada 9 Desember. Negara bagian tersebut secara resmi menyatakan kemenangan Presiden Donald Trump atas lima electoral votes.

Baca juga: Jaksa Agung Soal Pilpres AS 2020: “Tak Ada Bukti Kecurangan!”

Sementara itu, presiden terpilih AS Joe Biden diproyeksikan memenangkan 306 electoral votes, dengan Trump yang diproyeksikan memenangkan 232 electoral votes. Diketahui bahwa diperlukan 270 electoral votes dari total 538 suara yang tersedia, untuk memenangkan pemilihan Presiden AS.

Sertifikasi negara bagian diproses di tengah tuduhan tidak berdasar oleh Trump yang mengklaim adanya kecurangan dan menabur keraguan terkait hasil pemilu AS 2020.

Namun, belasan gugatan untuk menentang hasil pemilu yang diajukan oleh pihak Trump telah ditolak hakim, baik di tingkat negara bagian maupun federal.

Setiap negara bagian di AS memiliki proses yang berbeda dalam mensertifikasi hasil pemilu, dan beberapa negara bagian mensertifikasi daftar pemilih presiden mereka secara terpisah dari hasil pemilihan negara bagian maupun lokal.

Langkah besar berikutnya dalam proses Electoral College adalah pertemuan para elector, yang diwajibkan oleh undang-undang untuk bersidang pada hari Senin pertama setelah Rabu kedua bulan Desember.

Baca juga: Michigan Sahkan Kemenangan Biden Di Pilpres AS 2020

Untuk pemilu AS pada 2020 ini, hasil pertemuan para elector dijadwalkan pada 14 Desember mendatang. Di negara bagan masing-masing, para elector akan bertemu dan menggelar voting, yang kemudian hasilnya akan dikirimkan ke Kongres AS untuk dihitung bersamaan pada 6 Januari 2020.

Beberapa negara bagian memiliki undang-undang yang mengikat para elector dengan kandidat yang menang di wilayah mereka. Undang-undang, dalam beberapa kasus, menetapkan apa yang disebut “elector yang tidak setia” dapat dikenakan hukuman atau diganti oleh elector lainnya.

Pada musim panas lalu, Mahkamah Agung AS memutuskan bahwa undang-undang yang menghukum anggota Electoral College karena melanggar janji untuk memilih pemenang suara populer di negara bagiannya, adalah konstitusional.(cnn/hm09)

 

Related Articles

Latest Articles