25.1 C
New York
Sunday, July 21, 2024

Dewan Keamanan PBB Adakan Voting Terkait Permintaan Palestina Jadi Anggota Penuh

New York, MISTAR.ID

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang terdiri dari 15 negara akan mengadakan voting mengenai permintaan Palestina untuk menjadi anggota penuh di organisasi tersebut pada, Jumat (19/4/24).

Aljazair, salah satu negara yang menjadi anggota tidak tetap PBB yang mengajukan rancangan resolusi keanggotaan tetap Palestina. Untuk bisa disahkan, sebuah resolusi DK PBB membutuhkan setidaknya sembilan suara mendukung tanpa ada veto dari lima anggota tetapnya.

Kelima negara anggota tetap DK PBB tersebut adalah AS, Inggris, Perancis, Rusia, dan China.

Komite DK PBB untuk urusan penerimaan anggota baru juga telah menggelar dua kali rapat pada pekan lalu untuk membahas keanggotaan Palestina di PBB.

Baca juga: 14 Warga Palestina Tewas Akibat Serangan Israel di Malam Takbiran

Para diplomat memprediksi bahwa voting akan mendapatkan dukungan dari setidaknya 13 negara anggota DK PBB. Sedangkan AS kemungkinan akan menggunakan hak vetonya untuk membatalkan draf resolusi yang merugikan Israel.

Sebab, keanggotaan penuh Palestina di PBB akan secara efektif mengakui negara Palestina. AS biasanya memveto atau abstain terhadap draf resolusi yang merugikan Israel.

Meskipun begitu, AS mulai memperingatkan Israel tentang korban yang terus meningkat akibat agresi brutal di Jalur Gaza Palestina sejak Oktober 2023.

Gedung Putih kembali menegaskan dukungan atas kemerdekaan Palestina, meskipun menyatakan bahwa pembentukan negara Palestina harus melalui perundingan langsung, bukan PBB.

Baca juga: Israel Diserang Iran, DK PBB Gelar Rapat Darurat

“Kami tidak melihat bahwa melakukan resolusi di Dewan Keamanan akan membawa kita ke titik di mana kita dapat menemukan solusi dua negara di masa depan,” kata Duta Besar AS untuk PBB, Linda Thomas-Greenfield, Rabu (17/4/24).

Sejak 2012, Palestina memiliki status negara pengamat non-anggota di PBB. Namun, keanggotaan penuh Palestina di PBB membutuhkan dukungan dari Dewan Keamanan PBB. (cnn/hm20)

Related Articles

Latest Articles