Saturday, June 6, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Tersangka Pembunuhan di Depot Air Medan Helvetia Sempat Mengaburkan Aksinya, Begini Caranya

Mistar.idMinggu, 28 Desember 2025 20.39
journalist-avatar-top
AS
tersangka_pembunuhan_di_depot_air_medan_helvetia_sempat_mengaburkan_aksinya_begini_caranya

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak saat menunjukkan barang bukti bantal yang digunakan tersangka menghabisi nyawa istrinya. (foto: Putra/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Pengusaha depot air, Asrizal sebelumnya diduga hendak mengaburkan aksi pembunuhan terhadap istrinya, Nur Sri Wulandari Lubis. Pria residivis kasus narkoba itu mencoba mengelabui keluarga dengan berpura-pura memanggil orang tua istrinya.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan sebelum melakukan aksinya, Asrizal diurut oleh istrinya di ruang tamu. Setelah itu, keduanya memasuki kamar dan diduga Asrizal meminta berhubungan badan. Diduga, permintaan itu ditolak dan seketika timbul niatnya untuk melakukan pembunuhan.

"Tertangkap CCTV tersangka AS sedang dipijat oleh istrinya sekitar pukul 23.00 Wib. Lalu keduanya masuk ke kamar dan AS mematikan saklar CCTV. Sehingga CCTV tidak merekam apa kejadian yang ada di dalamnya," ucapnya, Minggu (28/12/2025).

Usai menghabisi nyawa istrinya, Asrizal kemudian tidur di samping jasad istrinya. Hingga pagi hari, ia memberitahu keluarga istrinya tak kunjung bangun dari tidurnya.

"AS kemudian mengaburkan aksi pembunuhan itu. AS tidur bersama di sebelah jasad istrinya. Sampai jam 07.00 Wib, AS menghubungi keluarga korban. Lalu menjemput mertuanya ke pasar dan mengatakan korban tidak bangun dari tidur," tuturnya.

Mengetahui itu, mertua AS, Siti Amnah mendatangi kediaman keduanya bersama AS. Di sana, Siti Amnah mendapati anaknya sudah tidak bernyawa. Tersangka pun berpura-pura tidak mengetahui kematian istrinya. Bahkan ia tak menceritakan apa yang terjadi di malam itu.

"Di rumah, mertuanya mendapati korban sudah tidak bernyawa. Saat itu tidak ada pengakuan dari AS soal kejadian itu. Seolah-olah kaget kenapa istrinya tidur panjang dan tak bangun," tuturnya.

Bahkan, saat pengecekan dilakukan oleh Siti, Asrizal hanya menunggu di luar kamar. Harapannya, Siti Amnah tak menaruh curiga dan merasa anaknya tewas dengan wajar.

"Karena curiga, mertuanya buat laporan polisi. Faktanya, dilakukan penyelidikan dan penyidikan secara crime scintivic investigasi dan terang benderang dengan alat bukti," ujarnya.

Terdapat luka cakaran di Tubuh Suami

Terungkapnya kasus dugaan pembunuhan yang diduga dilakukan Asrizal terhadap istrinya, melalui Crime scientific investigasi. Pasalnya, pengusaha depot air itu mengaku tidak melakukan apapun terhadap istrinya.

Namun, hal itu terungkap saat petugas mendalami luka-luka yang berada di tubuhnya. Diduga, luka tersebut merupakan perlawanan Nur Sri Wulandari Lubis.

"Sehingga kami mendalami seluruh luka di badan tersangka dan ditemukan luka goresan cakaran di dada. Saat tersangka ditanya dia mengaku tidak tau. Bangun tidur sudah begitu," ujarnya.

Polisi yang tak percaya terus melakukan penyelidikan. Hasilnya, tersangka mengakui perbuatannya telah membunuh istrinya karena alasan hasrat yang tak dipenuhi.

"Setelah seminggu dengan proses pendalaman akhirnya tersangka mengakui perbuatannya. Walaupun pengakuan itu tidak dibutuhkan penyidik karena alat bukti lainnya sudah cukup," ucapnya.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN