Pria 23 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Bangun Sari Batu Bara, Pencarian Berlanjut

Plt Kepala BPBD Kabupaten Batu Bara Ilyas (kemeja biru) tengah memberi arahan kepada anggota sebelum memulai pencarian hari kedua terhadap korban hanyut dan tenggelam di sungai yang tengah meluap. (Foto:dokumen BPBD Batu Bara/Mistar)
Batu Bara, MISTAR.ID (23/10/2026) — Seorang pria bernama Alhafidz Siregar, 23 tahun, warga Desa Siajam, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara, diduga hanyut di Sungai Desa Bangun Sari, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Kamis (22/10/2026).
Informasi yang diperoleh di lapangan menyebutkan, sebelum hilang, Alhafidz terlihat bermain sendirian di atas jembatan yang sedang dibangun.
Saksi mata yang merupakan pekerja jembatan menyebutkan bahwa sekitar pukul 11.00 WIB, Alhafidz masih terlihat berada di jembatan tersebut.
Namun, sekitar pukul 12.00 WIB, korban sudah tidak terlihat lagi di jembatan tersebut. Pekerja hanya menemukan sandal yang sebelumnya dipakai korban.
Pekerja yang tidak diketahui identitasnya itu langsung memanggil warga setempat untuk mengabarkan hilangnya korban yang diduga tercebur dan hanyut di sungai yang saat itu sedang meluap.
Pemerintah setempat yang mengetahui adanya warga yang diduga hanyut di sungai tersebut langsung menghubungi Polsek Talawi dan BPBD Batu Bara.
Begitu menerima kabar adanya warga yang hanyut, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPBD Kabupaten Batu Bara, Ilyas, langsung mengirimkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan pencarian.
Dengan menggunakan perahu karet, Koordinator TRC BPBD, Eka Rahman, bersama anggota langsung melakukan penelusuran di sekitar lokasi yang diduga menjadi tempat hilangnya korban.
Pencarian yang dibantu warga terus dilakukan hingga ke hilir sungai. Namun, hingga malam hari, korban belum ditemukan.
“Karena sudah malam, akhirnya pencarian dihentikan dan dilanjutkan kembali hari ini, Jumat (23/10/2026). Sebelum menghentikan pencarian, tim terlebih dahulu memasang jaring melintang di sungai dengan harapan apabila korban hanyut dan terbawa arus hingga ke jaring, tubuhnya dapat tersangkut,” tutur Ilyas, Jumat (23/10/2026).
Pada pencarian hari kedua, Plt. Kepala BPBD Kabupaten Batu Bara, Ilyas, langsung memimpin pencarian dengan mengerahkan lebih banyak anggota TRC. Tim menggunakan perahu karet dan perahu fiber serta dibantu tim PMI Batu Bara.
Peristiwa hilangnya korban yang diduga hanyut dan tenggelam di Sungai Bangun Sari yang tengah meluap itu viral di media sosial setelah diunggah oleh sejumlah pemilik akun, di antaranya @Mustafa Kamal Fasyah II dan @David Yunus. (hm27)













































