Friday, July 10, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Kebakaran di Binus Anggrek Jakbar, Asap Tebal Penuhi Area Kampus

Mistar.idJumat, 22 Mei 2026 pukul 11.04 WIB
kebakaran_di_binus_anggrek_jakbar_asap_tebal_penuhi_area_kampus

Kebakaran terjadi di kampus Bina Nusantara (Binus) Kampus Anggrek, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat pada Jumat (22/5/2026) pagi. (Foto: Kompas.com/Ridho Danu Prasetyo)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Kebakaran terjadi di auditorium lantai 5 Kampus Binus Anggrek, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (22/5/2026) pagi. Asap tebal yang memenuhi area gedung membuat petugas pemadam kebakaran harus menggunakan alat bantu pernapasan saat melakukan pemadaman.

Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, mengatakan kondisi di lokasi kini sudah berangsur aman. Petugas masih melakukan proses overhaul atau penyisiran untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa.

“Situasinya saat ini sudah proses overhaul. Jadi kita sudah menyisir semua area yang terbakar di ruang auditorium. Pendinginan sudah selesai, tinggal overhaul karena masih ada sedikit bara yang harus dipadamkan,” ujar Syaiful di lokasi kejadian, seperti dikutip dari Detikcom.

Ia menjelaskan, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 05.30 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, pihaknya langsung mengerahkan 12 unit mobil pemadam kebakaran dan sekitar 60 personel ke lokasi.

“Informasi awal dari satgas di Kebon Jeruk, pukul 05.30 WIB ada kejadian di Gedung Binus. Kami luncurkan sebanyak 12 mobil dengan personel kurang lebih 60 orang,” katanya.

Menurut Syaiful, titik kebakaran berada di ruang auditorium lantai 5 gedung kampus. Saat petugas tiba, kondisi ruangan telah dipenuhi asap tebal sehingga menyulitkan proses pencarian sumber api.

“Begitu kami sampai, kondisi lantai 5 sudah dipenuhi asap tebal. Jadi petugas harus masuk menggunakan breathing apparatus untuk melakukan pemadaman dan mencari titik api,” ujarnya.

Petugas juga membongkar sejumlah bagian plafon agar api tidak merembet ke area lain.

“Kami bongkar plafon sampai ke lorong-lorong. Saat ini sudah tidak ada titik api besar, kemungkinan hanya tersisa bara kecil,” tuturnya. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN