Wednesday, July 8, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Kasus Kematian Boy Simamora Masih Diselidiki, Hasil Visum Dibuka Besok

Mistar.idRabu, 8 Juli 2026 pukul 10.03 WIB
kasus_kematian_boy_simamora_masih_diselidiki_hasil_visum_dibuka_besok

Ketua Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Sumatera, Parlaungan Silalahi. (Foto: Feliks/Mistar)

news_banner

Tapteng, MISTAR.ID – Kasus kematian Boy Simamora, pria yang ditemukan meninggal di Sungai Saga Matua, Kecamatan Sirandorung, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), masih proses penyelidikan.

Pihak keluarga yakin meninggalnya Boy bukan karena diserang buaya. Melainkan karena dibunuh. Sebab, ditemukan seperti luka tusukan di leher korban.

Warga juga menemukan parang di sekitar lokasi kejadian. Parang tersebut telah diserahkan ke polisi sebagai barang bukti.

Pengacara keluarga Boy Simamora, Parlaungan Silalahi, menyampaikan Polres Tapteng telah menerima hasil visum dari RSU Pandan. Hasil visum akan dibacakan di depan keluarga pada Kamis (9/7/2026).

“Dari hasil koordinasi dengan dokter ahli forensik terkait permintaan keterangan ahli akan dilaksanakan pada Kamis besok,” ujar Parlaungan Silalahi di ruang kerjanya, Rabu (8/7/2026).

Dilanjutkannya, “dalam surat itu, penyidik menegaskan apabila ada informasi-informasi terkait dengan perkembangan perkara Boy Simamora, pihak Polres Tapteng bersedia menerimanya,” katanya.

Parlaungan menambahkan, selain menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penelitian Laporan Pengaduan (SPPHPLP) dari Polres Tapteng, Parlaungan juga menerima surat undangan wawancara klarifikasi pengaduan dari Propam Polres Tapteng terkait dengan laporan pengaduan ketidakprofesionalan dan keberpihakan Penyidik Unit Reskrim Polsek Manduamas.

“Di sini kami diundang untuk hadir pada Rabu, 8 Juli 2026. Saya, kemudian Saudara Lam Sehat Simamora dan Pelisiana Bona Erlita Tampubolon diundang ke sana. Sampai saat ini, seperti itu perkembangan yang telah ditangani oleh pihak Polres Tapteng,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, laporan pengaduan ketidakprofesionalan dan keberpihakan Penyidik Unit Reskrim Polsek Manduamas diajukan keluarga karena kasus ini awalnya telah dilaporkan ke Polsek Manduamas.

“Kami sudah turun ke lapangan mengumpulkan informasi dan bukti-bukti, juga menemui pihak keluarga serta Polsek Manduamas. Karena itu, dapat kami simpulkan almarhum Boy Simamora diduga kuat meninggal karena dibunuh,” ujar Parlaungan Silalahi, Kamis (18/6/2026). (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN