Monday, July 20, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Banjir dan Longsor Terjang Simangumban Taput, Tiga Rumah Terseret Air

Mistar.idKamis, 23 April 2026 pukul 13.39 WIB
banjir_dan_longsor_terjang_simangumban_taput_tiga_rumah_terseret_air

Banjir terjadi di Kecamatan Simangumban, Tapanuli Utara. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Taput, MISTAR.ID

Wilayah Kecamatan Simangumban, Tapanuli Utara (Taput), diterjang banjir dan longsor pada Rabu (22/4/2026). Akibatnya, tiga rumah terseret air dan tujuh rumah lainnya mengalami kerusakan.

Humas Polres Taput, W Barimbing, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, saat ini masih ada 40 rumah yang tergenang air.

Selain banjir, tanah longsor juga terjadi di Desa Aek Nabara. “Akibatnya, jalan di Dusun Aek Rau, Desa Simangumban Julu, Kecamatan Simangumban, tertutup. Kendaraan belum bisa lewat. Dari dua peristiwa di atas, tidak ada korban jiwa,” kata Humas Polres Taput, W Barimbing, Kamis (23/4/2026).

W Barimbing mengatakan banjir dan longsor terjadi setelah hujan intensitas tinggi mengguyur wilayah Taput beberapa hari belakangan. “Sampai saat ini, warga terdampak masih berada di lokasi pengungsian,” tuturnya.

Petugas kepolisian bersama TNI dan Pemkab Taput masih melakukan pembersihan jalan.

“Pembersihan jalan masih berlangsung agar arus lalu lintas secepatnya kembali normal. Diperkirakan tiga jam ke depan arus lalu lintas dari Taput menuju Tapanuli Selatan baru bisa dilalui,” ucapnya.

Berikut daftar nama warga yang rumahnya terseret arus dan rusak akibat banjir di Taput:

  1. Wenni boru Sinaga, 35 tahun, petani, Kristen, warga Desa Aek Nabara. (Rumah hanyut terbawa arus sungai)
  2. Lamsihar Sihombing, 50 tahun, petani, Kristen, warga Desa Aek Nabara, Kecamatan Simangumban. (Rumah hanyut terbawa arus sungai)
  3. Masni Siregar, 50 tahun, petani, Kristen, warga Desa Aek Nabara, Kecamatan Simangumban. (Rumah hanyut terbawa arus sungai)
  4. Pardomuan Gultom, 56 tahun, petani, Kristen, warga Desa Aek Nabara, Kecamatan Simangumban. (Dapur terbawa arus sungai)
  5. Abdul Siagian, petani, Kristen, warga Desa Aek Nabara, Kecamatan Simangumban. (Teras rumah rusak ringan)
  6. Sipopot Siagian, 40 tahun, petani, Kristen, warga Desa Aek Nabara. (Teras rumah rusak ringan)
  7. Si Alan Siagian, 45 tahun, petani, Kristen, warga Desa Aek Nabara. (Teras rumah rusak ringan)
  8. Sahlim Simamora, 40 tahun, petani, Islam, warga Dusun Huta Jae, Desa Aek Nabara, Kecamatan Simangumban. (Rumah rusak berat)
  9. Renni Sihombing, 70 tahun, petani, Islam, warga Dusun Huta Jae, Desa Aek Nabara, Kecamatan Simangumban. (Rumah rusak berat)
  10. Donna br Hutauruk, 52 tahun, bidan, Kristen, warga Desa Aek Nabara. (Rumah rusak berat). (hm20)


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN