11.1 C
New York
Wednesday, February 28, 2024

Abang Adik Tewas Dalam Kebakaran di Asahan, Ibu Korban Histeris: Maafkan Mama Nak!

Asahan, MISTAR.ID

Kebakaran yang merenggut nyawa abang adik di Asahan menyisakan duka mendalam bagi keluarga besarnya. Ibu kandung korban, Yanti Silaen (30) tampak histeris dan terus menangis. Ia terus meratapi jasad kedua anaknya, Bertrand Felix Bananta Naibaho (6) dan Beril Naibaho (3).

Kedua jasad bocah malang itu ditempatkan di aula Gereja Methodist Indonesia (GMI) Saut Maraja, Desa Bandar Pasir Mandoge. Gereja itu persis berada di seberang jalan depan rumah mereka. Ratusan pelayat yang tumpah di sana juga larut dalam pilu kesedihan.

“Anak ku, kenapa kau pergi cepat tinggalkan kami. Maaf kan mamak nak,” kata Yanti meratap tangis di samping peti jenazah kedua anaknya sesaat sebelum dimakamkan, Selasa (31/5/22).

Baca Juga:Miris! Abang Beradik Tewas Terjebak Dalam Kebakaran di Asahan

Di hadapan para pelayat, ibu dua anak itu tak henti-hentinya menyesali kejadian yang baru mereka alami. Andai saja dia cepat dan tau kalau kedua anaknya sedang tidur di dalam kamar pasti peristiwa yang merenggut kedua bocah itu tak akan pernah terjadi.

“Kenapa lah bisa kek gini kita nak. Cepat kali kalian tinggalkan mamak,” kata dia.

Sementara salah seorang tetangga menyebut, Bertrand Felix Bananta Naibaho yang masih sekolah kelas 1 SD saat kejadian baru pulang sekolah. Kepada orang tuanya ia menyebut sedang tidak enak badan dan ingin istirahat tidur di kamar bersama adiknya.

“Katanya tak enak badan ini anaknya yang SD. Tidur di kamar. Ikutlah adiknya juga tidur di situ,” kata Riati, salah seorang tetangga korban.

Diduga korban yang sudah pulas tertidur tak tau rumah mereka terbakar. Sementara Yanti yang saat itu berada di rumah panik dan mencari suaminya ke luar rumah tanpa ia sadari anak mereka masih terjebak di dalam kamar.

Baca Juga:Bupati Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Kampung Nelayan Asahan

Sebelumnya, dikabarkan dua bocah berusia enam dan tiga tahun di Asahan ditemukan tewas di dalam rumahnya yang terbakar. Kejadian tersebut terjadi pada Senin (30/5/22) siang sekitar pukul 11.00 WIB.

“Terjebak anak-anak ini di dalam kamarnya. Waktu kebakaran mamaknya di dapur rumah. Mungkin karena panik lari dia ke ladang mencari suaminya, belum sadar anaknya ada di dalam kamar,” kata salah seorang tetangga Mariati boru Hutabarat.

Rumah yang terbakar tersebut milik pasangan suami istri Beni Asmara Naibaho (32) dan Yanti Silaen (30). Tetangga mulanya tak mengetahui kedua bocah lelaki itu terjebak di dalam rumah. Tak lama setelah pasutri itu balik lagi ke rumahnya, barulah mereka memanggil nama anak-anak tersebut tersadar kalau keduanya sudah terjebak di dalam rumah.

Kapolsek Bandar pasir Mandoge AKP Juni membenarkan kejadian tersebut. Namun pihaknya belum bisa memastikan penyebab terjadinya kebakaran.

“Belum tau penyebabnya. Dugaan korsleting listrik. Ada tadi diamankan kabel listrik dan pakaian yang terbakar,” ujarnya. (perdana/hm12)

Related Articles

Latest Articles