Friday, June 5, 2026
home_banner_first
HIBURAN

Taylor Swift Terseret Polemik Produksi Film It Ends with Us

Mistar.idJumat, 23 Januari 2026 09.18
EH
taylor_swift_terseret_polemik_produksi_film_it_ends_with_us

Taylor Swift. (Foto: Imago)

news_banner

New York, MISTAR.ID

Nama Taylor Swift ikut terseret dalam polemik yang mengiringi proses produksi film It Ends with Us. Penyanyi internasional tersebut disebut pernah melontarkan kata-kata bernada hinaan terhadap sutradara film itu, Justin Baldoni, melalui pesan pribadi yang dikirimkannya kepada Blake Lively.

Fakta tersebut terungkap dalam berkas persidangan yang dikutip Variety, Kamis (22/1/2026). Dalam dokumen itu, Swift disebut menggunakan kata kasar “b*itch” saat menanggapi pemberitaan The New York Times yang mengulas konflik antara Lively dan Baldoni.

Pesan tersebut dikirim ketika keduanya membahas sikap Baldoni yang dinilai tengah membangun citra sebagai pihak yang dizalimi.

“Aku rasa bajingan ini sudah sadar sesuatu akan terjadi, makanya dia sudah menyiapkan biola kecilnya,” kata Swift dalam pesan yang termuat di dokumen pengadilan.

Nada keras tak hanya datang dari Swift. Blake Lively juga disebut pernah melontarkan komentar pedas terhadap Baldoni. Dalam percakapan yang diklaim terjadi sekitar setahun sebelumnya, Lively menyebut Baldoni sebagai sutradara “bodoh” dalam proyek film tersebut.

Ia bahkan menyindir Baldoni sebagai “badut” yang merasa dirinya telah beralih menjadi penulis.

Kemunculan dokumen ini menambah deretan pengungkapan mengenai dugaan perilaku tidak pantas Baldoni selama proses syuting It Ends with Us. Beberapa pemeran lain juga dilaporkan menyampaikan keberatan atas sikap sang sutradara.

Variety menilai percakapan antara Swift dan Lively mencerminkan adanya konflik kreatif yang cukup tajam sejak tahap awal penggarapan film.

Dalam keterangannya di pengadilan, Lively menyatakan dirinya akhirnya memilih mengembangkan versi cerita sendiri. Ia menilai konsep yang diajukan Baldoni mengabaikan sudut pandang perempuan dan justru “menyanjung pelaku pelecehan”.

Lively juga menegaskan penolakannya untuk tampil bersama Baldoni maupun produser Jamey Heath dalam kegiatan promosi. Ia menuding keduanya melakukan upaya pencemaran nama baik sebagai respons atas keluhan yang sebelumnya ia ajukan.

“Mereka memosisikan diri sebagai korban, sementara saya digambarkan sebagai pelaku intimidasi,” ujar Lively.

Ia menambahkan, dirinya tidak bersedia mendukung Baldoni maupun Heath secara pribadi dengan cara tampil bersama atau mempromosikan film tersebut bersama mereka. (hm20)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN