Tuesday, October 20, 2026
home_banner_first
HIBURAN

Putri Tunggal Yadi Timo Ungkap Pesan Terakhir Sang Ayah Sebelum Meninggal Dunia

Mistar.idSenin, 19 Oktober 2026 pukul 20.46 WIB
putri_tunggal_yadi_timo_ungkap_pesan_terakhir_sang_ayah_sebelum_meninggal_dunia

Yadi Timo. (Foto: Kompas.com)

Jakarta, MISTAR.ID - Putri tunggal aktor senior Yadi Timo, Fatimah Zahra Harristara, mengungkapkan pesan terakhir sang ayah sebelum meninggal dunia pada Jumat (16/10/2026). Yadi disebut sempat berpesan agar Fatimah belajar mandiri dan mampu melakukan berbagai hal sendiri.

Melalui unggahan di media sosial pada Sabtu (17/10/2026), Fatimah menyampaikan kabar duka sekaligus mengenang sosok ayahnya yang ia anggap sebagai pahlawan dalam hidupnya.

Fatimah mengatakan, Yadi meninggal dunia setelah mengalami sesak napas. Ia mengaku kehilangan sosok ayah yang selama ini menjadi bagian penting dalam hidupnya.

“Hai semuanya, ini aku, Fatimah Zahra Harristara, anak satu-satunya Bapak Yadi Timo, beliau ninggalin aku sama Mamah di hari Jumat jam 1 karena sesak napas,” tulis Fatimah.

Ia juga mengenang percakapan terakhir dengan sang ayah ketika Yadi mengingatkannya agar mulai belajar mandiri.

“Kemarin pas Bapak kerja dan ninggalin aku sendirian, Bapak bilang, emang sudah seharusnya aku mandiri dan bisa sendiri ngelakuin semua hal. Terus ternyata, dua hari kemudian, Bapak sudah ninggalin aku,” tulisnya.

Fatimah turut menyampaikan doa agar ayahnya tidak lagi merasakan sakit dan dapat beristirahat dengan tenang. Ia juga berjanji akan menjaga ibunya dan berusaha menjalani kehidupan secara mandiri.

“Aku buktiin kalau aku bisa mandiri nantinya tanpa Bapak. Maafin aku ya kalau ada salah,” tulisnya.

Aktor senior Yadi Timo meninggal dunia pada usia 66 tahun, Jumat (16/10/2026). Jenazahnya dimakamkan pada hari yang sama di TPU Dreded, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Sahabat Yadi, Denpus, mengatakan bahwa sang aktor sempat berkumpul bersama teman-temannya di kantor salah satu rumah produksi hingga sekitar pukul 22.30 WIB pada malam sebelum meninggal dunia.

Sepulang dari pertemuan tersebut, Yadi disebut mengalami serangan jantung di rumah. Ia kemudian dibawa ke rumah sakit, tetapi dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan.

“Beliau pulangnya jam 10.30 [malam] katanya, terus di rumah kena serangan jantung. Dibawa ke rumah sakit, kata dokter di perjalanan sudah sudah enggak ada,” ujar Denpus, seperti diberitakan detikHot, Sabtu (17/10/2026).

Yadi Timo dikenal sebagai aktor yang kerap memerankan karakter antagonis, sosok licik, hingga ayah yang menderita.

Sejumlah film yang pernah dibintanginya antara lain Petualangan Sherina, Banyu Biru, Petualangan 100 Jam, Brownies, dan Marley (2022).

Selain film, Yadi juga membintangi puluhan judul sinetron. Pada periode 2019 hingga 2022, ia tampil dalam sejumlah sinetron kejar tayang, seperti Orang Ketiga, Buku Harian Seorang Istri, Dewi Rindu, dan Karena Aku Sayang.

Pada 2023, Yadi bergabung dalam jajaran pemain sinetron Ikatan Cinta dengan memerankan karakter Amran. Karya terakhirnya sebelum meninggal dunia tercatat melalui perannya sebagai Kusno Hermansyah dalam sinetron Ketika Cinta Memanggilmu yang tayang pada 2025. (hm25/cnn Indonesia/detikhot)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN