Pedro Pascal Belajar Cello untuk Film Behemoth

Pedro Pascal memainkan cello dalam film Behemoth. (foto: resetera)
Hollywood, MISTAR.ID - Aktor Hollywood Pedro Pascal mengungkapkan tantangan besar yang dihadapinya saat mempersiapkan peran dalam film drama terbaru berjudul Behemoth! . Ia mengaku belajar memainkan cello secara meyakinkan menjadi salah satu pengalaman paling menakutkan sepanjang kariernya.
Pernyataan tersebut disampaikan Pascal ketika menghadiri pemutaran perdana Behemoth! dalam rangkaian London Film Festival pada Selasa (13/10/2026).
Dalam film garapan Tony Gilroy tersebut, Pascal memerankan seorang pemain cello berbakat yang kembali ke Los Angeles setelah hampir dua dekade menjalani tur.
Menurut Pascal, tuntutan memainkan alat musik klasik itu secara meyakinkan terasa lebih sulit daripada tantangan fisik yang pernah dihadapinya dalam proyek film dan serial sebelumnya.
Ia bahkan berseloroh lebih memilih kembali menghadapi pertarungan melawan The Mountain dalam serial Game of Thrones daripada harus mempelajari cello sekali lagi.
Pascal juga bercanda bahwa dirinya lebih memilih dilempar dari tebing bersama aktor Nicolas Cage dibandingkan mengulangi pengalaman belajar instrumen tersebut.
Meski sempat merasa kewalahan, pengalaman itu justru membuat Pascal semakin menghargai cello, alat musik yang sejak lama disukainya.
“Begitu saya memegang cello, saya merasa nyaman,” kata Pascal, seperti dikutip Reuters.
Mengangkat Peran Musisi
Selain mengisahkan perjalanan personal tokoh utamanya, Behemoth! juga menyoroti dunia musik yang digunakan untuk mengiringi film.
Sutradara Tony Gilroy ingin memperlihatkan proses pembuatan musik film yang selama ini kurang mendapat perhatian dibandingkan akting, penyutradaraan, maupun efek visual.
Aktris Eva Victor, yang terlibat dalam film tersebut, mengatakan bahwa sejumlah musisi yang mengetahui proyek ini merasa senang karena dunia kerja mereka akhirnya mendapat perhatian melalui sebuah film.
Sementara itu, Alexa Swinton, lawan main Pascal yang berusia 17 tahun, memuji sikap profesional dan keramahan Pascal selama proses produksi.
Film ini menjadi tantangan baru bagi Pascal, yang sebelumnya dikenal luas melalui perannya dalam The Last of Us, The Mandalorian, dan Game of Thrones. (*)


























































