Friday, June 5, 2026
home_banner_first
HIBURAN

James Cameron Punya Rencana Cadangan Jika Seri Avatar Tidak Dilanjutkan

Mistar.idRabu, 31 Desember 2025 08.57
EH
james_cameron_punya_rencana_cadangan_jika_seri_avatar_tidak_dilanjutkan

James Cameron-Avatar (Foto: India Today)

news_banner

California, MISTAR.ID

James Cameron rupanya telah menyiapkan rencana cadangan apabila perjalanan panjang semesta Avatar harus terhenti lebih cepat dari yang direncanakan. Sutradara kenamaan itu mengungkapkan adanya skenario darurat jika waralaba Avatar tidak dapat dilanjutkan setelah film ketiga.

Saat ini, Avatar: Fire and Ash masih diputar di bioskop global sejak pertengahan Desember 2025. Meski yakin dengan masa depan dunia Pandora, Cameron tak menampik bahwa proyek raksasa ini mengandung risiko finansial yang sangat besar.

Ia bahkan menyebut siap menggelar konferensi pers khusus untuk membeberkan alur cerita Avatar 4 dan Avatar 5 kepada publik. Namun, langkah tersebut hanya akan diambil apabila Fire and Ash gagal meraih hasil komersial yang memuaskan.

“Saya tidak tahu apakah saga ini akan berlanjut setelah titik ini. Saya harap begitu,” ujar Cameron, dikutip dari Variety, Sabtu (27/12/2025).

“Tapi kami harus membuktikan kelayakan bisnisnya setiap saat. Jika kami tidak bisa membuat (Avatar) 4 dan 5 karena alasan apa pun, saya akan mengadakan konferensi pers dan memberitahu semua orang apa yang akan kami lakukan,” ucapnya lagi.

Pernyataan itu muncul di tengah sorotan terhadap biaya produksi Avatar yang dikenal sangat fantastis. Cameron menegaskan, masa depan Avatar 4 dan Avatar 5 sepenuhnya ditentukan oleh performa box office Fire and Ash.

Jika skenario terburuk benar-benar terjadi dan kisah Pandora harus berakhir di film ketiga, Cameron tidak ingin para penggemar dibiarkan bertanya-tanya mengenai nasib keluarga Sully.

Selain opsi konferensi pers, ia juga membuka kemungkinan untuk menuangkan cerita Avatar yang belum sempat difilmkan ke dalam bentuk novel.

“Ada begitu banyak budaya, latar belakang, dan detail mendalam pada karakter-karakter ini. Saya ingin melakukan sesuatu di tingkat itu,” kata sutradara berusia 71 tahun tersebut.

Meski terdengar cukup mengkhawatirkan, rencana ini masih bersifat antisipasi. Data awal menunjukkan Avatar: Fire and Ash telah mengantongi pendapatan global yang signifikan pada pekan pertama penayangannya.

Mengacu pada laporan terbaru Deadline per 30 Desember, trilogi Avatar kini mencatat rekor pendapatan kolektif yang sulit ditandingi, mengukuhkan posisinya sebagai penguasa box office dunia.

Didukung kesuksesan Avatar (2009) dan Avatar: The Way of Water (2022), total pemasukan dua film pertama saja telah melampaui USD 5,23 miliar atau sekitar Rp83,68 triliun.

Keberhasilan Avatar juga tidak bertumpu pada satu pasar saja, melainkan tersebar merata secara global. Film pertama masih menyandang status film terlaris sepanjang masa dengan pendapatan USD 2,9 miliar (sekitar Rp46,4 triliun), sementara sekuelnya meraih USD 2,3 miliar (sekitar Rp36,8 triliun).

Sebagai tambahan, Avatar: Fire and Ash memperkenalkan sisi baru Pandora lewat kemunculan Ash People atau Bangsa Mangkwan, klan Na’vi berelemen api yang digambarkan lebih agresif dibandingkan klan-klan sebelumnya. (hm20)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN