4.5 C
New York
Friday, February 23, 2024

Waspadai Pasar Bergerak Liar, IHSG dan Rupiah Menguat

Medan, MISTAR.ID

Analisis Keuangan Sumut, Gunawan Benjamin mengatakan sikap sejumlah pejabat The FED lebih berhati-hati dengan rencana penurunan bunga acuan di akhir pekan kemarin. Kondisi ini membuat pelaku pasar kian mengkhawatirkan kinerja perekonomian China.

“China kembali merilis deflasi sebesar 0,8 persen secara tahunan pada Januari. Meskipun secara bulanan kemarin China merealisasikan inflasi sebesar 0,3 persen. Ditambah lagi data klaim pengangguran AS yang sedikit lebih rendah dari ekspektasi. Data tersebut kian memudarkan ekspektasi pasar,” jelasnya Senin (12/2/24).

Meski demikian, IHSG di sesi pembukaan perdagangan pagi ditransaksikan menguat di level 7.268.

“Sentimen pasar cukup minim pada perdagangan hari ini. Kemudian, kinerja bursa di Asia juga sempat alami tekanan di akhir pekan sebelumnya. Akhirnya mendorong peluang terjadinya tekanan pada pasar saham di tanah air hari ini,” katanya.

Baca juga: Rupiah Dibuka Rp15.618 per Dolar di Awal Pekan

Kinerja pasar keuangan secara keseluruhan masih dibayangi ketidakpastian. Posisi ini mampu membuat pasar berujung volatilitas. Perlu diketahui, dalam sepekan ke depan ada banyak momen penting seperti Pemilu yang bisa saja membuat pasar bergerak dalam volatilitas yang tinggi dan bisa bergerak liar.

“Sementara itu, mata uang rupiah ditransaksikan menguat di level 15.610 per US Dolar nya di sesi perdagangan pagi. Dan harga emas ditransaksikan melemah di level $2.023 per ons troy,” pungkasnya

“Selain itu, ada juga data inflasi AS serta indeks kepercayaan konsumen tanah air yang juga akan dirilis,” sebutnya. (Dinda/hm20)

Related Articles

Latest Articles