Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Stok Beras dan MinyaKita Melimpah Jelang Pergantian Tahun di Medan

Mistar.idRabu, 31 Desember 2025 12.04
EH
AA
stok_beras_dan_minyakita_melimpah_jelang_pergantian_tahun_di_medan

Pimpinan Wilayah Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto, melakukan meninjau ke Pasar Sukaramai, Medan, Rabu (31/12/2025). (Foto: Amita/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Menjelang pergantian Tahun Baru 2026, Pimpinan Wilayah Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto, meninjau stok beras dan MinyaKita ke Pasar Sukaramai Kota Medan, Rabu (31/12/2025).

Berdasarkan tinjauan di lapangan, harga kebutuhan pokok hari ini stabil dan masih berada di harga acuan pemerintah.

"Hari ini kami pantau seluruh produk pangan terkendali, harganya tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Meski ada kenaikan, masih dalam range harga acuan pemerintah. Baik itu beras, minyak, maupun gula pasir," kata Budi.

Budi mengungkapkan bahwa beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga dari tingkat pemasok.

"Keterangan dari teman-teman pedagang, hari ini justru ada yang sepi pembeli, seperti telur. Harganya biasa saja, pasokan lancar, bahkan harga dari pemasok turun sekitar Rp500 hingga Rp1.000. Untuk daging ayam memang bertahan di Rp39.000, tapi itu masih wajar sesuai Harga Acuan Penjualan (HAP)," ucapnya.

Menanggapi adanya kerusakan lahan sawah akibat banjir di Sumut, Bulog memastikan ketahanan pangan masyarakat tidak akan terganggu. Budi menjamin bahwa stok nasional yang mencapai 3,5 juta ton siap menyokong kebutuhan daerah terdampak.

"Stok kita di Sumut saat ini ada 42.000 ton, dan kami sudah mendapat kepastian pasokan tambahan sebanyak 50.000 ton dari wilayah lain untuk bulan Januari. Jadi, dipastikan aman. Kami juga akan terus memantau lead time pengiriman beras SPHP agar tidak ada kendala di pasar," ujarnya.

Memasuki 2026, Bulog Sumut bersiap menjalankan kebijakan baru sesuai Permendag 43. Dalam regulasi tersebut, Bulog bersama ID Food akan memegang kendali atas 35 persen distribusi Minyak Kita.

"Kami sedang merancang pola penyalurannya ke masyarakat. Jadi, untuk tahun 2026, selain beras, kita juga akan mengendalikan harga minyak goreng, jagung, hingga gula pasir agar tetap stabil dan terjangkau," tuturnya.

Dengan cadangan beras yang menembus angka 92.000 ton atau akumulasi stok saat ini dan rencana Januari, Bulog Sumut optimis stabilitas pangan akan terjaga kuat mengawali tahun yang baru. (Amita)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN