Friday, June 5, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Pedagang di Toba Keluhkan Orderan Roti Sepi Jelang Nataru

Mistar.idSelasa, 16 Desember 2025 17.53
journalist-avatar-top
NS
pedagang_di_toba_keluhkan_orderan_roti_sepi_jelang_nataru

Pedagang roti di Porsea, Pangabahan Sitorus. (Foto: Nimrot/Mistar)

news_banner

Toba, MISTAR.ID

Peminat roti kering dan basah menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) sangat jauh berbeda dari tahun sebelumnya, membuat pedagang kue di pasar Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba mengeluh dengan sepinya orderan dari masyarakat.

Pedagang roti di Pasar Kecamatan Porsea, Pangabahan Sitorus mengatakan, tidak habis pikir dengan kondisi sepinya masyarakat untuk membeli roti untuk Natal terlebih untuk Tahun Baru 2026.

"Biasanya sebelum pertengahan Desember, khususnya roti kering sudah banyak pembelinya, dan bahkan perayaan Natal Desa, sekolah dan gereja sudah banyak orderan, tetapi tahun ini tidak satupun orderan," tutur Pangabahan, Selasa (16/12/2025).

Dia dapat memaklumi sepinya minat masyarakat membeli roti, bahkan hampir seluruh pedagang di Pasar Porsea mengalami penurunan pembeli dan mungkin saja karena kondisi ekonomi dari masyarakat yang semakin sulit, sehingga tidak terpikirkan untuk membeli yang tidak terlalu primer.

"Minimnya minat beli dari masyarakat membuat saya tidak berani membuat stok roti terlalu banyak seperti tahun lalu, ya sekedar saja sehingga apabila ada masyarakat yang butuh dapat kita layani," tuturnya.

Menurutnya, sulitnya ekonomi tidak hanya di Toba, bisa jadi berdampak menurunnya kepulangan anak rantau ke Kabupaten Toba. Sebab sudah pertengahan bulan Desember belum juga terlihat lonjakan kendaraan yang masuk ke kabupaten ini.

"Bahkan perayaan Natal kali ini tidak semeriah sebelumnya, dimana anak rantau sudah ikut memeriahkannya. Apakah ini dampak dari efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat sehingga pegawai tidak dapat pulang kampung dari rantau," ucapnya.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN