Wednesday, June 17, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Kebutuhan Minyakita di Pematangsiantar Capai 2.000 Kotak per Bulan

Mistar.idRabu, 29 April 2026 11.38
AN
HH
kebutuhan_minyakita_di_pematangsiantar_capai_2000_kotak_per_bulan

Sidak harga Minyakita di pasar Kota Pematangsiantar. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Kebutuhan minyak goreng subsidi Minyakita di Kota Pematangsiantar diperkirakan mencapai lebih dari 2.000 kotak per bulan seiring tingginya permintaan masyarakat.

Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar mencatat angka tersebut mencerminkan tingginya ketergantungan warga terhadap minyak goreng bersubsidi di tengah kondisi pasar saat ini.

Lonjakan kebutuhan ini menjadi perhatian utama saat Pemko bersama Perum Bulog melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Horas dan Pasar Dwikora. Selain memantau harga, sidak juga bertujuan memastikan distribusi berjalan lancar di tengah tingginya permintaan.

Pimpinan Cabang Bulog Pematangsiantar, Berdian Damanik, menyebutkan pasokan Minyakita masih dalam kondisi terkendali. Saat ini, Bulog menyalurkan sekitar 540 kotak per minggu melalui 18 titik distribusi aktif di dua pasar utama tersebut.

“Jika diakumulasikan, kebutuhan bulanan di Kota Pematangsiantar diperkirakan mencapai 2 ribu kotak atau lebih, tergantung dari permintaan,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).

Meski permintaan tinggi, harga Minyakita di tingkat pedagang resmi masih relatif stabil dan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700 per liter. Bulog mencatat harga beli pedagang berkisar Rp14.500 hingga Rp14.700 per liter, sehingga margin dinilai masih wajar.

Pemko menegaskan akan terus memperketat pengawasan distribusi guna mencegah penyimpangan, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

“Jika ada yang menjual di atas HET, kami tidak akan ragu mengambil tindakan tegas, termasuk mencabut status kemitraan distribusi,” tegas Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Kota Pematangsiantar, Herbet Aruan. (hm25)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN