13.5 C
New York
Monday, April 15, 2024

Ekspor Sumut Turun 9,64 Persen di Januari 2024

Medan, MISTAR.ID

Nilai ekspor pada pelabuhan muat di wilayah Sumatra Utara (Sumut) pada Januari 2024 mengalami penurunan dibandingkan Desember 2023. Diketahui bulan Desember 2023 dari US$769,48 juta menjadi US$735,68 juta atau terbilang turun sebesar 4,39 persen. Dan jika dibandingkan dengan Januari 2023, ekspor Sumatera Utara mengalami penurunan sebesar 9,64 persen

Kepala Badan Pusat Statistik Sumut, Nurul Hasanudin menjelaskan bahwa golongan barang yang mengalami penurunan nilai ekspor terbesar adalah golongan lemak dan minyak hewan/nabati sebesar US$30,19 juta (-10,15%).

“Nah, sedangkan golongan barang yang mengalami kenaikan nilai ekspor terbesar pada Januari 2024 terhadap Desember 2023 adalah golongan tembakau yaitu naik sebesar US$7,41 juta (79,59%),” ujarnya.

Kemudian, Hasanudin menyampaikan ekspor ke Tiongkok pada Januari 2024 merupakan yang terbesar yaitu US$103,09 juta diikuti Amerika Serikat sebesar US$85,92 juta dan India sebesar US$66,06 juta dengan kontribusi ketiganya mencapai 34,67 persen.

Baca juga: Ekspor Benih Lobster Mau Dibuka Lagi, Susi Pudjiastuti: Demi Apa?

“Menurut kelompok negara utama tujuan ekspor pada Januari 2024, ekspor ke kawasan Asia (di luar ASEAN) merupakan yang terbesar dengan nilai US$284,20 juta (38,63%),” sebutnya.

Sementara itu, Hasanudin mengatakan pada sektor pertanian dan pertambangan mengalami kenaikan.

“Sektor Pertanian pada Januari 2024 mengalami kenaikan US$3,50 juta (6,57%) dibandingkan Desember 2023, sektor Industri turun sebesar US$37,32 juta (-5,21%). Kontribusi nilai ekspor sektor industri terhadap total nilai ekspor Januari 2024, sebesar 92,29 persen, sektor pertanian sebesar 7,71 persen, sedangkan sektor pertambangan dan penggalian minyak dan gas, serta sektor lainnya sebesar 0,00 persen,” ungkapnya.

Related Articles

Latest Articles