Dirut BEI Iman Rachman Mengundurkan Diri

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Iman Rachman memberikan keterangan pers terkait IHSG di gedung BEI, Jakarta, Kamis (29/1/2026). (Foto: Bisnis/Himawan L. Nugraha)
Jakarta, MISTAR.ID
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengumumkan pengunduran dirinya hari ini, Jumat (30/1/2026).
Pengunduran diri Iman sebagai bentuk tanggung jawabnya karena ambruknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang minus 7,35 persen dari perdagangan sebelumnya, Rabu (28/1/2026).
"Saya sebagai direktur dan utama Bursa Effect Indonesia menyatakan mengundurkan diri sebagai direktur utama Bursa Efek Indonesia. Keputusan ini sebagai bentuk tanggung jawab terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin," ujar Iman dalam konferensi pers di Gedung BEI.
Iman berharap keputusannya dapat memberikan hal terbaik untuk pasar modal Indonesia.
"Semoga dengan pengunduran saya ini pasar modal kita jadi lebih baik," ujarnya.
Setelah pengunduran dirinya, iman memastikan akan ada penggantinya yang ditunjuk berdasarkan aturan berlaku.
"Bakal ada pelaksana tugas sementara yang ditunjuk berdasarkan aturan kita sampai ditunjuk definitif direktur utama yang baru," ujarnya.
Pasar saham Indonesia tengah mengalami tekanan kuat menyusul keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang memberlakukan pembekuan sementara terhadap perlakuan indeks saham Tanah Air.
Kebijakan tersebut meliputi penghentian kenaikan bobot saham Indonesia, penangguhan masuknya emiten baru ke dalam indeks MSCI, serta ditiadakannya perpindahan kelas saham di seluruh kategori indeks.
Dampak dari kebijakan itu langsung terasa di Bursa Efek Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah tajam dalam dua hari perdagangan berturut-turut hingga memicu penghentian sementara transaksi saham atau trading halt.
Pada perdagangan Rabu (28/1), IHSG ditutup jatuh ke posisi 8.320 setelah terkoreksi 659,67 poin atau turun 7,35 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
Tekanan berlanjut pada Kamis (29/1/2026). Indeks kembali melemah dan berakhir di level 8.232, turun 88,35 poin atau 1,06 persen. Bahkan pada sesi siang hari, IHSG sempat terpuruk hingga menyentuh level 7.481.
Memasuki perdagangan Jumat pagi, kondisi pasar mulai menunjukkan perbaikan. IHSG dibuka menguat di posisi 8.308 dan dalam lima menit pertama perdagangan naik 133 poin atau sekitar 1,62 persen ke level 8.365. (hm20)























