Medan Terima 2.047 Papan Digital dan Revitalisasi 48 Sekolah dari Kemendikdasmen

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesia, Abdul Mu'ti. (foto: amita/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, menyampaikan kabar gembira terkait percepatan modernisasi pendidikan di Kota Medan. Memasuki semester kedua tahun ajaran pada 5 Januari mendatang, ribuan perangkat digital siap dioperasikan di ruang-ruang kelas guna meningkatkan kualitas pembelajaran.
Khusus untuk Medan, sebanyak 2.047 Papan Interaktif Digital (PID) telah tiba di berbagai satuan pendidikan. Perangkat canggih ini disebar secara merata untuk mendukung transformasi metode mengajar yang lebih interaktif.
"Khusus di Kota Medan, sudah ada 2.047 PID yang sampai di sekolah-sekolah. Harapannya pada semester kedua yang dimulai 5 Januari nanti, semuanya sudah dapat dipergunakan untuk pembelajaran yang lebih berkualitas," ujarnya, Minggu (4/1/2026).
Rincian distribusi 2.047 perangkat digital tersebut mencakup PAUD 359 PID, SD 912 PID, SMP 416, SMA 221 PID, SMK 105 PID, Sekolah Luar Biasa (SLB) 12 PID, serta PKBM & SKB 22 PID.
Selain dukungan teknologi, program revitalisasi fisik sekolah di Kota Medan juga terus digenjot. Terdapat 48 satuan pendidikan di Medan yang masuk dalam daftar perbaikan tahun 2025, meliputi 20 SMA, 11 SMK, 6 SD, 6 SMP, 3 PAUD, dan 2 SLB.
Mendikdasmen memaparkan hingga awal Januari 2026, progres pengerjaan fisik di Medan selesai 100 persen ada sebanyak 21 sekolah atau 44 persen dari total sekolah, progres 95 hingga 99 persen ada 3 sekolah atau 6,3 persen, sementara progres di bawah 95 persen sebanyak 24 sekolah atau 50 persen.
"Saya sudah berkoordinasi dengan Pak Dirjen PAUD PDM, direncanakan seluruh pembangunan ini selesai 100 persen pada akhir Januari 2026. Sehingga, pada bulan Februari nanti semua fasilitas sudah dapat digunakan sepenuhnya oleh para siswa," ucap Mu'ti.
Secara luas di Pulau Sumatera, kementerian telah mengalokasikan sebanyak 17.073 papan interaktif digital. Saat ini, proses distribusi sudah hampir tuntas sepenuhnya dengan menyisakan hanya delapan unit yang masih dalam perjalanan.
Dengan tuntasnya pengiriman ini, pemerintah optimistis standar fasilitas pendidikan digital di Sumatera akan meningkat signifikan di tahun 2026.
PREVIOUS ARTICLE
Cara Sederhana Mengurangi Nafsu Makan agar Kenyang Lebih Lama





















