Ecovia dan Sasude Ajak Mahasiswa dan Masyarakat Olah Sampah Plastik

Mahasiswa FISIP USU bersama Sasude mengampanyekan pengelolaan sampah plastik melalui ecobrick. (Foto: Tim Ecovia FISIP USU/Mistar)
Medan, MISTAR.ID - Kelompok kehumasan mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (FISIP USU) yang tergabung dalam Ecovia berkolaborasi dengan Sanggar Anak Sungai Deli (Sasude) mengampanyekan pengelolaan sampah plastik melalui ecobrick.
Kampanye yang menyasar mahasiswa dan masyarakat tersebut berlangsung di Sanggar Anak Sungai Deli, Gang Kesatria, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan.
Ketua panitia, Lowla Santa Claudia Manurung, menjelaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam mengelola limbah plastik.
Dalam rangkaian Sehari Sebumi, peserta mendapat pemaparan mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang tepat serta pendampingan teknis pembuatan ecobrick.
“Ecobrick adalah botol plastik yang diisi dengan sampah plastik bersih dan kering serta dipadatkan. Ecobrick dapat dimanfaatkan menjadi bahan dasar untuk berbagai produk atau kebutuhan tertentu lainnya,” kata Lowla, Sabtu (10/10/2026).
Peserta juga diperkenalkan dengan pemanfaatan limbah plastik menjadi produk bernilai guna, seperti gantungan kunci hasil daur ulang karya Sasude.
“Produknya juga kita bagikan kepada peserta terbaik dalam sesi praktik sebagai bentuk apresiasi. Tujuan kita juga untuk memperlihatkan contoh hasil kreativitas pemanfaatan sampah plastik yang tidak terpakai lagi,” tuturnya.
Syifa, salah seorang peserta dari FISIP USU, mengaku memperoleh pengalaman baru dengan mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, proses pembuatan ecobrick yang tampak sederhana ternyata membutuhkan ketelitian.
“Sangat seru proses pembuatannya. Ini merupakan pengalaman menarik dan sekaligus edukasi buat saya. Kami juga menjadi semakin terpacu untuk memperhatikan lingkungan, terutama sampah plastik yang masih ada di sekitar kita,” ucapnya.
Ecovia berharap Sehari Sebumi dapat mendorong masyarakat membangun kebiasaan peduli lingkungan dan melakukan aksi nyata secara berkelanjutan. (*)
PREVIOUS ARTICLE
Korsel Buka Peluang Kerja Perawat Lansia kepada Pelajar Sumatra





















































