-3 C
New York
Wednesday, February 1, 2023

Ini Jenis Olahraga yang Tepat Buat Penderita Saraf Kejepit

Jakarta, MISTAR.ID

Saraf kejepit adalah kondisi di mana ada tekanan pada saraf oleh jaringan di sekitar tubuh, seperti tulang, tulang rawan, dan otot, sehingga saraf menjadi rusak.

Nah, ini sejumlah jenis olahraga yang tepat untuk penderita saraf kejepit ini patut diperhatikan. Pasalnya, salah pilih olahraga bisa membahayakan kondisi tubuh secara keseluruhan.

Gejala paling umum saraf kejepit adalaj nyeri hebat, kesemutan, dan mati rasa saat beraktvitas. Perlu diketahui juga soalan penyebab saraf kejepit ini. Dikatakan dalam laman Mitra Keluarga, ada 5 penyebab saraf kejepit.

Baca Juga:Mengenal Nyeri Pinggang, Akibat Saraf Kejepit atau Nyeri Biasa?

Pertama hernia diskus atau tekanan dan bergesernya bantalan tulang belakang. Lalu, radang sendi, stenosis spinal, atau tulang belakang mengalami penyempitan secara tidak normal.

Kemudian, penyebab saraf kejeit lainnya adalah carpal tunnel syndrome atau kondisi saraf pergelangan tangan yang tertekan karena tendon yang membengkak, tulang membesar, atau ligamen yang menenal.

Penyebab terakhir adalah cedera dan memar akibat aktivitas berat dan olahraga. Ya, olahraga yang salah dapat menyebabkan saraf kejepit. Itu kenapa, setiap melakukan olahraga harus dikerjakan dengan benar, jangan asal-asalan.

Menjadi pertanyaan sekarang, apakah penderita saraf kejepit masih bisa berolahraga? Jawabannya bisa.

Menurut Dokter Spesialis Ortopedi Konsultan Orthopaedic Spine RS Pelni, dr. Rizky Notario Haryanto Putro, SpOT(K), olahraga masih bisa dilakkan oleh penderita saraf kejepit. Tapi, tidak bisa sembarang olahraga.

Di bawah ini deretan jenis olahraga yang tepat untuk penderita saraf kejepit.

1. Renang

Berenang dianggap paling cocok untuk penderita saraf kejepit, karena saat berada di dalam air, berat badan akan terasa lebih ringan, sehingga mampu mengurangi beban tubuh ketika bergerak.
“Saat berenang ada gaya pendorong dari air, jadi beban tidak terlalu berat, tapi gerakan memperkuat struktur otot dapat dilakukan,” kata dr Rizky pada awak media secara daring, beberapa waktu lalu.

Baca Juga:Hanung Bramantyo Harus Jalani Operasi Akibat Saraf Kejepit

2. Pilates

Pilates juga dinilai baik untuk penderita saraf kejepit, karena akan membenarkan postur tubuh. Tapi, Anda harus stop pilates jika nyeri akibat saraf kejepit semakin bertambah.

3. Jalan Kaki

Olahraga ini aman untuk penderita saraf kejepit. Pastikan gunakan alas kaki yang nyaman dan kalau dirasa sudah tidak kuat, jangan dipaksakan.

4. Peregangan Otot

Laporan SehatQ merekomendasikan gerakan peregangan otot seperti glute bridge, knee-to-chest stretch, pelvic tilt, belly to spine, chin tuck, dan leg lifts untuk penderita saraf kejepit.

Sebab, peregangan otot dengan gerakan tersebut dianggap baik untuk menurunkan rasa nyeri di area saraf kejepit. Gerakan ini harus dilakukan dengan benar dan perlahan.

Bila perlu, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu agar setiap gerakan punya manfaat bagi kebaikan tubuh Anda. Sekaligus menurunkan risiko perburukan karena gerakan dilakukan secara tidak tepat.

Jadi, itu dia deretan olahraga yang tepat untuk penderita saraf kejepit. Diingatkan sekali lagi bahwa jika diperlukan, konsultasi terlebih dulu dengan dokter supaya mendapat hasil akhir yang lebih baik.(sindo/hm12)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
3,692FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles