Friday, June 5, 2026
home_banner_first
SUMUT

OPD Tapteng Diajak Terapkan Aplikasi Srikandi

Mistar.idRabu, 8 April 2026 19.24
journalist-avatar-top
FM
opd_tapteng_diajak_terapkan_aplikasi_srikandi

Asisten Administrasi dan Umum Tapteng, Nurjalilah bersama OPD saat membuka secara resmi Bimtek Aplikasi Srikandi versi 3. (foto: Feliks/mistar)

news_banner

Tapteng, MISTAR.ID

Asisten Administrasi dan Umum Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Tapanuli Tengah (Tapteng), Nurjalilah mengajak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menerapkan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi).

"Srikandi ini untuk mempercepat dan meningkatkan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)," ujar Nurjalilah mewakili Bupati Masinton Pasaribu saat membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Srikandi Versi 3 di Lingkungan Pemkab Tapteng di Aula STPK Matauli Pandan, Rabu (8/4/2026).

Ia menjelaskan Srikandi merupakan aplikasi umum bidang kearsipan dinamis berbasis digital yang ditetapkan Pemerintah melalui Keputusan Menteri PANRB Nomor 679 Tahun 2020, yang dikelola oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

"Hari ini kita akan melaksanakan Bimtek penerapan aplikasi sistem informasi kearsipan dinamis terintegrasi atau yang biasa disingkat dengan sebutan Srikandi," katanya.

Menurutnya, aplikasi Srikandi Versi 3 ini merupakan bentuk penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik hasil kolaborasi 4 Kementerian diantaranya Kementerian PANRB, ANRI, Kementerian Komdigi, serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sebagai pengamanan aplikasi dan sertifikasi elektronik.

"Kita mengetahui bersama bahwa salah satu fokus Bupati Tapteng dan Wakil Bupati Tapteng adalah penerapan berbasis digital (digitalisasi) pelayanan dan tata kelola pemerintahan yang tujuannya untuk mempercepat transformasi pemerintahan dan meningkatkan pelayanan publik," ujarnya.

Ia mengungkapkan, penerapan aplikasi Srikandi versi 3 sebagai bagian integral dari pelayanan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik ini dilakukan semata-mata untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya.

Selain itu, lanjutnya, sekaligus dapat memangkas biaya dan waktu, memberantas korupsi pelayanan, serta mewujudkan proses kerja yang efisien dan efektif.

Nurjalilah menekankan setelah pelaksanaan Bimtek agar aplikasi ini segera dijalankan serta diimplementasikan oleh setiap OPD dan Kecamatan agar ke depannya dapat menjadi lompatan besar bagi kita Pemkab Tapteng dalam mewujudkan E-Government berbasis teknologi serta tata kelola pemerintahan yang bersih, efisien, efektif, transparan dan akuntabel.

"Ini semuanya akan bermuara pada pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Tapteng Naik kelas, Adil untuk Semua," ucapnya.

Ia menambahkan yang tak kalah pentingnya melalui aplikasi Srikandi versi 3 ini perangkat daerah nantinya bisa melakukan penciptaan, penanganan, penataan, pemeliharaan dan penyusunan terhadap arsip yang telah tercipta sesuai dengan kaidah tata kelola kearsipan.

Sementara itu, Ketua Panitia, Kadis Perpustakaan dan Arsip Tapteng, Samrul Bahri Hutabarat, mengatakan kegiatan Bimtek Srikandi versi 3 ini dilaksanakan selama 2 hari, yaitu Bimtek khusus OPD Tapteng pada 8 April 2026 dan Bimtek khusus Kecamatan se Tapteng pada 9 April 2026.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN