Komisi V DPR RI Gelar Rapat Tanggap Darurat Bencana di Tapteng, Dorong Percepatan Pemulihan

Ketua Komisi V DPR-RI, Lasarus memimpin rapat tanggap bencana alam bersama mitra Komisi V di Ball Room Hotel PIA Pandan. (foto: feliks/mistar)
Tapteng, MISTAR.ID
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus bersama anggota Muhammad Lokot Nasution dan Al Muklis Basri menggelar rapat tanggap darurat bencana dengan para mitra kerja komisi serta pemerintah daerah terdampak bencana di wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah (Tapteng).
Rapat berlangsung di Ball Room Hotel PIA Pandan, Rabu (10/12/2025), dan turut dihadiri Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP/Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, Wakil Bupati Mahmud Efendi, serta perwakilan kementerian terkait seperti Kementerian PUPR, Perhubungan, Perumahan dan Kawasan Permukiman, Desa serta PDT.
Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, menegaskan komitmen pemerintah pusat bersama mitra komisi untuk mempercepat pemulihan di daerah bencana.
“Melalui kehadiran kami di sini, diharapkan komunikasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat berjalan lebih lancar. Kami memahami keterbatasan fiskal daerah dalam menghadapi tanggap darurat,” ujarnya.
Baca Juga: Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor Tapteng-Sibolga, Komisi V DPR Soroti Kondisi Pengungsian
Ia menjelaskan, berdasarkan tinjauan lapangan, potensi bencana susulan masih tinggi karena kondisi sungai yang mudah meluap. Komisi V meminta BMKG, Basarnas, dan Kementerian PUPR meningkatkan respons, termasuk menjaga konektivitas jalan serta mendorong Pemkab menyiapkan lahan hunian sementara.
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii melaporkan bahwa sejak 23 November 2025 pihaknya telah melakukan operasi pencarian dan pertolongan akibat meningkatnya debit hujan di sejumlah wilayah di Sumatera.
“Debit air yang luar biasa telah memicu bencana hidrometeorologi, terutama di wilayah Tapteng,” katanya.
BMKG: Waspadai Peningkatan Intensitas Hujan
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengimbau masyarakat mewaspadai peningkatan intensitas hujan pada 11, 12, dan 16 Desember 2025. BMKG terus memperbarui informasi cuaca melalui radar dan satelit, serta melakukan koordinasi lintas sektor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Ia menjelaskan peningkatan hujan dipengaruhi Bibit Siklon Tropis 91S yang terpantau di barat daya Lampung. Dalam 24 jam, bibit siklon diprediksi mendekati daratan Sumatra, lalu berbelok ke barat daya dalam 36–72 jam berikutnya.
Selain itu, curah hujan kategori tinggi hingga sangat tinggi (200–500 mm/bulan) diperkirakan terjadi di Tapanuli, Nias, Langkat, Mandailing Natal, dan Labuhan Ratu selama Desember.
BMKG bersama BNPB juga menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di sejumlah provinsi rawan bencana. “OMC tidak bisa dilakukan pada bibit siklon maupun siklon tropis karena faktor eskalasi sistem, kecepatan pergerakan, dan keselamatan penerbangan,” kata Faisal.
Bupati Tapteng: 111 Meninggal, Ribuan Mengungsi
Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, memaparkan kondisi terkini pascabencana banjir bandang dan longsor yang terjadi pada 25 November lalu. Setelah masa tanggap darurat 14 hari berakhir, Pemkab langsung memperpanjang masa tanggap karena situasi masih kritis.
“Korban meninggal sudah mencapai 111 jiwa, puluhan masih hilang, dan sekitar 13.000 warga masih mengungsi,” ujar Masinton.
Lebih dari 6.000 rumah rusak, disusul kerusakan berat pada sawah, jembatan, sungai, dan akses jalan. Masinton menegaskan perlunya dukungan penuh pemerintah pusat, terutama terkait infrastruktur dan ketersediaan alat berat.
Pemkab saat ini telah mengerahkan sekitar 22 unit alat berat milik pemerintah dan swasta, serta menyewa 10 alat berat dari Medan. Namun kondisi medan yang luas dan berat membuat kebutuhan alat masih sangat tinggi.
“Kami ingin mempercepat pemulihan. Cuaca menjadi tantangan, tapi yang tak kalah penting adalah keterbatasan alat berat. Kami butuh banyak alat untuk penanggulangan dan penyelamatan rakyat,” tuturnya. (hm24)
PREVIOUS ARTICLE
Bencana Sumut: 344 Tewas, 76 Masih Hilang per 11 Desember 2025BERITA TERPOPULER























