Kasum TNI Tinjau Pemulihan Pascabencana dan Serahkan Bantuan Air Bersih di Tapteng

Penyerahan sumur bor dan penyerahan bantuan kepada warga terdampak bencana yang tinggal di Huntara Rusunawa Pandan. (foto: feliks/mistar)
Tapteng, MISTAR.ID
Wakil Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Percepatan Pemulihan Pascabencana Alam Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Selasa (19/5/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau kesiapan infrastruktur pengamanan, progres rehabilitasi, serta rencana pembangunan pascabencana di wilayah Tapteng.
Kasum TNI datang bersama Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Roy Rizali Anwar, menggunakan dua unit helikopter yang mendarat di Lapangan GOR Pandan.
Kedatangan rombongan disambut Danrem 023/Kawal Samudera Kolonel Inf Iwan Budiarso, Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, Dandim 0211/TT Bayu Hanuranto Wicaksono, serta Kapolres Tapteng, AKBP Muhammad Alan Haikel.
Dalam agenda kunjungannya, Letjen Richard bersama rombongan meninjau lokasi rekonstruksi pemulihan lahan pertanian di Sigotom, Kelurahan Tukka, serta pembangunan tanggul Sungai Aek Godang Hutanabolon di Kecamatan Tukka.
Selain itu, mantan Danrem 023/Kawal Samudera tersebut juga mengunjungi warga terdampak bencana yang tinggal di hunian sementara (Huntara) Rusunawa Pandan, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Pandan.
Pada kesempatan itu, dilakukan pula peresmian bantuan satu unit sumur bor beserta instalasi air bersih yang disponsori PT Musim Mas untuk warga terdampak bencana.
Pimpinan PT Musim Mas, Yuandi, mengatakan sejak terjadinya bencana pada November 2025, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, relawan, dan organisasi nonpemerintah dalam penyaluran program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Menurutnya, berdasarkan hasil koordinasi dengan BPBD Provinsi Sumut dan Kabupaten Tapteng, kebutuhan paling mendesak bagi masyarakat terdampak bencana adalah akses air bersih.
“Karena itu kami membangun lima unit sumur bor dan instalasi air bersih di Tapteng serta lima unit di Tapanuli Selatan,” ujarnya.
Ia berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik agar bisa digunakan dalam jangka panjang.
Sementara itu, Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon menegaskan air bersih merupakan kebutuhan mendasar masyarakat, terutama bagi warga yang masih tinggal di hunian sementara pascabencana.
“Air bersih merupakan kebutuhan hidup yang sangat penting. Saat ini ada 118 kepala keluarga yang tinggal di Huntara Rusunawa Pandan dan sebelumnya mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih,” katanya.
PREVIOUS ARTICLE
Koperasi Produsen Sedulur Merah Putih Pantai Labu Dikukuhkan












