Jelang Angkutan Lebaran 2026, KAI Sumut Tes Narkoba Masinis hingga Petugas Stasiun

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara, KAI menggelar pemeriksaan mendadak NAPZA bagi para pekerja garda terdepan. (Foto: PT KAI Divre I Sumut/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Menjelang masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara melakukan langkah tegas untuk menjamin keselamatan perjalanan.
Bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara, KAI menggelar pemeriksaan mendadak narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA) bagi para pekerja garda terdepan.
Pemeriksaan yang dilaksanakan pada Jumat (13/3/2026) di Ruang Rapat Dipo Lokomotif Medan ini menyasar para pekerja yang memegang peranan krusial dalam operasional kereta api.
Sebanyak 30 pekerja yang bersentuhan langsung dengan operasional harian diwajibkan mengikuti tes ini. Mereka terdiri dari berbagai profesi kunci, antara lain guru teknis yang terdiri dari masinis, kondektur, dan kru KA; pengatur lalu lintas seperti Petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA); infrastruktur dan keamanan seperti petugas sarana dan prasarana serta petugas pengamanan; serta pelayanan seperti petugas stasiun dan frontliner.
Plt. Manager Hubungan Masyarakat KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menegaskan bahwa tes ini adalah langkah preventif wajib guna memastikan tidak ada ruang bagi penyalahgunaan narkoba di lingkungan kerja KAI.
Selain tes urine, para pekerja juga mendapatkan penyuluhan kesehatan khusus. Materi difokuskan pada bahaya narkotika terhadap refleks dan konsentrasi kerja, serta pentingnya pola hidup sehat untuk menjaga keandalan operasional selama periode sibuk seperti Ramadan dan Lebaran.
“Pemeriksaan ini memastikan seluruh pekerja berada dalam kondisi sehat dan bebas narkoba, sehingga keselamatan perjalanan kereta api tetap terjaga. Kesiapan SDM adalah faktor penting dalam keandalan operasional, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat,” kata Anwar.
KAI Divre I Sumut terus memperketat pengawasan dan pembinaan internal. Hal ini dilakukan agar masyarakat yang akan melakukan mudik ke berbagai wilayah di Sumatera Utara merasa tenang dan nyaman selama di perjalanan.
“Kami berkomitmen menjaga profesionalisme pekerja agar layanan kereta api kepada masyarakat tetap berjalan dengan aman, nyaman, dan terpercaya,” ucap Anwar.
Dengan hasil pemeriksaan ini, KAI Sumut memastikan bahwa para “pilot” kereta api dan seluruh petugas pendukungnya dalam kondisi prima untuk melayani lonjakan penumpang pada puncak arus mudik yang diperkirakan akan segera terjadi. (hm27)
PREVIOUS ARTICLE
Beras SPHP Dibanderol Rp59.000 di Bazar Ramadan Binjai Utara














