Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
SUMUT

Diikuti Ratusan Pelajar, Pesantren Kilat Ramadan SMP se-Asahan Dibuka Bupati Taufik

Mistar.idSenin, 9 Maret 2026 09.34
journalist-avatar-top
PR
diikuti_ratusan_pelajar_pesantren_kilat_ramadan_smp_seasahan_dibuka_bupati_taufik

Bupati Asahan buka kegiatan pesantren kilat Ramadan diikuti ratusan siswa SMP. (foto: Istimewa/mistar)

news_banner

Asahan, MISTAR.ID

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan resmi membuka kegiatan Pesantren Kilat Ramadan tingkat SMP se-Kabupaten Asahan tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan pembukaan berlangsung di SD Swasta Darussalam Islamic, pada Sabtu (7/3/2026).

Program pendidikan keagamaan ini digelar sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan karakter pelajar selama bulan suci Ramadan, sekaligus menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual kepada generasi muda di Kabupaten Asahan.

Acara pembukaan dihadiri langsung Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan M Azmy Ismail, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan Musa Al Bakri, pimpinan Pondok Pesantren Bina Ulama Kisaran Dr H Ali Muammar Qadafi Siregar, tokoh agama, serta masyarakat.

“Bulan Ramadan merupakan momentum yang sangat tepat untuk memperkuat pendidikan karakter bagi para pelajar. Melalui kegiatan pesantren kilat ini, siswa diharapkan mampu meningkatkan pemahaman agama, memperbaiki akhlak, serta membangun sikap disiplin dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari,” kata Bupati.

Selain itu, Bupati juga mengajak para guru dan pembimbing untuk terus memberikan bimbingan terbaik kepada para peserta didik. Para tenaga pendidik dinilai memiliki peran penting sebagai teladan dalam membentuk karakter generasi muda.

Dikatakannya, pendidikan karakter tidak hanya dilakukan melalui proses pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui keteladanan dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya membentuk profil lulusan yang unggul.

“Melalui kegiatan pesantren kilat ini, para pelajar diharapkan dapat mengembangkan delapan dimensi karakter penting, yaitu keimanan, kewargaan, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, serta kemampuan komunikasi,” tutur Taufik.

Delapan karakter tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang kuat serta berakhlak mulia.

Dalam kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan santunan kepada sejumlah penerima sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.

Kegiatan pesantren kilat Ramadan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi para pelajar SMP di Kabupaten Asahan. Selain meningkatkan pemahaman keagamaan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk membentuk karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki nilai moral yang kuat di tengah perkembangan zaman.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN