Friday, June 5, 2026
home_banner_first
SUMUT

Alat Berat Proyek Pembangunan Sekolah Rakyat di Sergai Diduga Gunakan BBM Subsidi

Mistar.idMinggu, 18 Januari 2026 16.03
journalist-avatar-top
SD
alat_berat_proyek_pembangunan_sekolah_rakyat_di_sergai_diduga_gunakan_bbm_subsidi

Alat berat proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Sergai diduga memakai BBM subsidi. (foto: Damanik/mistar)

news_banner

Sergai, MISTAR.ID

Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) merupakan proyek strategi nasional (PSN) yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sebagai program prioritasnya. Namun, proses pengerjaannya di lokasi diduga telah mengabaikan undang-undang dan aturan yang telah ditetapkan

Salah satunya, Bahan bakar minyak (BBM) yang digunakan alat berat eskavator di lokasi proyek pembangunan sekolah Rakyat (SR) yang dibangun di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) tepatnya di Jalan lintas sumatera (Jalinsum) Tebing Tinggi-Medan di samping Masjid Agung Sergai tersebut, diduga menggunakan BBM yang bersubsidi. Padahal jelas alat berat dilarang keras menggunakan BBM subsidi seperti solar subsidi (biosolar).

Disebutkan dalam undang-undang nomor 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi khusus pasal 55 dan peraturan Presiden nomor 191 tahun 2014, pelanggarnya diancam pidana penjara hingga 6 tahun serta denda Rp60 miliar berdasarkan UU Migas.

Dugaan penggunaan BBM industri tersebut dikarenakan tidak adanya terlihat baby tank sebagai wadah BBM. Selain ungkapan salah seorang pekerja yang menyebut BBM tersebut dipasok seseorang inisial A.

"Tadi baru saja A kemari antar minyak," ujar salah seorang pekerja kepada wartawan di lokasi proyek, Jumat (16/1/2026).

Menanggapi informasi tersebut, inisial A saat dikonfirmasi Mistar belum memberi jawabannya. Tampak di lokasi, proyek pembangunan SR yang dikerjakan oleh PT Nindya Karya tersebut, sekitar tujuh unit alat berat berbagai jenis sedang bekerja meratakan material tanah sebagai proses awal pembangunan. Hingga kini, Pihak PT Nindya Karya belum juga merespons saat dikonfirmasi.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN