Enam Siswa Dairi Terbang ke China, Beasiswa PT DPM Angkatan IV Resmi Diberangkatkan

Enam penerima beasiswa pegang bendera Indonesia dan China, foto bersama pihak PT DPM didampingi Camat SPP Edwin Nababan(tengah). (foto:dokumenbaiq/mistar).
Dairi, MISTAR.ID
PT Dairi Prima Mineral (DPM) kembali memberangkatkan enam siswa asal Kecamatan Silima Pungga-pungga (SPP), Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, untuk menempuh pendidikan di Guangzhou, China. Mereka dijadwalkan berangkat pada 9 Maret 2026 setelah menjalani pembekalan intensif di Kantor PT DPM, Sidiangkat.
Program ini merupakan Beasiswa PT DPM angkatan keempat yang menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam pengembangan sumber daya manusia lokal.
Superintendent External Relations PT DPM, Baiq Idayani, menjelaskan para penerima beasiswa mendapatkan pembekalan dari tim HR terkait prosedur keberangkatan, kehidupan di luar negeri, ekspektasi akademik, hingga adaptasi lintas budaya.
Beasiswa ini didukung melalui skema Chinese Government Scholarship serta Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) perusahaan.
Keenam siswa tersebut akan menempuh pendidikan Diploma selama tiga tahun di bidang Manufaktur dan Otomasi Mesin di Guangdong Polytechnic of Industry and Commerce (GDPIC), China.
Chief Legal and External Relations Officer PT DPM, Radianto Arifin, menyebut program ini mencerminkan komitmen berkelanjutan perusahaan dalam memperluas akses pendidikan internasional bagi generasi muda Dairi.
Menurutnya, pengalaman belajar di luar negeri diharapkan mampu memperluas wawasan sekaligus memperkuat kompetensi teknis para siswa agar siap bersaing di dunia kerja.
Adapun enam penerima beasiswa tersebut adalah Anggun Meriah Ateku Cibro (Desa Tungtung Batu), Dealova Ro Rejeki Sinaga (Desa Longkotan), Tria Basana Manurung (Desa Longkotan), Grace Deocaeli Maringga (Desa Lae Ambat), Daniel Fransiskus Simarmata (Desa Silalahi), dan Hokkop Marlintong Siagian (Desa Sopokomil).
Baca Juga: Warga Dairi Minta PT DPM Ditutup Selamanya
Program Beasiswa PT DPM bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia lokal. Proses seleksi dilakukan secara ketat, mulai dari penyaringan akademik, wawancara, tes psikologi, tes kemampuan bahasa Inggris, hingga tes dasar bahasa Mandarin.
Sebelum seleksi, perusahaan telah melakukan sosialisasi pada 31 Juli 2025 yang melibatkan 15 desa dan satu kelurahan di Kecamatan Silima Pungga-pungga. Dari seluruh peserta, enam siswa dinyatakan lulus pada tahap akhir.
Hingga saat ini, total 18 siswa asal Dairi telah menerima manfaat Beasiswa PT DPM.
Radianto menegaskan perusahaan akan terus berkontribusi positif bagi masyarakat Dairi melalui program pendidikan berkelanjutan. (hm27)
NEXT ARTICLE
Wagubsu Tinjau Kesiapan SMAN Rahuning di AsahanBERITA TERPOPULER























