Begini Kesan John Herdman Terhadap GBK

John Herdman. (Foto: Most FM)
Jakarta, MISTAR.ID
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membandingkan pengalamannya menyaksikan pertandingan di Old Trafford dengan memimpin skuad Garuda di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Menurutnya, GBK memiliki kesan yang sangat istimewa.
Indonesia dijadwalkan menghadapi Tim nasional Bulgaria pada partai final FIFA Series 2026 di GBK, Senin (30/3/2026) malam. Pertandingan ini diperkirakan berlangsung meriah dengan dukungan besar dari suporter tuan rumah.
Herdman mengaku antusias kembali merasakan atmosfer stadion yang dikenal penuh semangat tersebut. Ia bahkan menyandingkan pengalamannya di GBK dengan sejumlah stadion ikonik dunia seperti Estadio Azteca dan St James' Park.
"Saya sangat terkesan. Saya pernah ke banyak stadion besar dunia seperti Azteca, Old Trafford, dan St James' Park. Tapi pengalaman di Bung Karno sangat spesial. Atmosfernya luar biasa, belum pernah saya rasakan sebelumnya, bahkan dengan hanya 26.000 penonton," kata John Herdman, dilansir dari CNN Indonesia.
"Saya tidak sabar merasakan energi penuh stadion. Dukungan mereka sangat terasa dan memberi energi bagi kami. Kami membutuhkan mereka. Bulgaria adalah tim kuat, jadi kami butuh energi besar dari suporter untuk membantu kami," ucap John Herdman.
Secara statistik, Indonesia memang belum memiliki catatan positif saat menghadapi Bulgaria. Dari dua pertemuan sebelumnya, skuad Garuda belum pernah meraih kemenangan.
Pertemuan pertama berlangsung pada 1959 di Stadion Ikada (kini Lapangan Banteng), yang berakhir imbang 0-0 di tengah antusiasme tinggi penonton.
Menariknya, sebelum laga tersebut, Bulgaria sempat melakukan tur ke Asia dan menghadapi sejumlah klub Indonesia. Hasilnya, mereka menang 5-1 atas Persija Jakarta, 8-2 atas Persib Bandung, serta menundukkan Persebaya Surabaya dengan skor 1-0. Hanya PSM Makassar yang mampu menahan imbang Bulgaria 1-1.
Pertemuan kedua terjadi pada 4 Februari 1973 di Stadion Utama Senayan (kini GBK). Saat itu, Indonesia harus mengakui keunggulan Bulgaria dengan skor 0-4 di hadapan lebih dari 72 ribu penonton.
Kini, setelah lebih dari lima dekade, Timnas Indonesia memiliki peluang untuk memperbaiki rekor tersebut saat kembali bertemu Bulgaria di partai final. (hm20)






















