Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Beckham Putra Cetak Brace, Indonesia Unggul 2-0 di Babak Pertama

Mistar.idJumat, 27 Maret 2026 21.05
journalist-avatar-top
beckham_putra_cetak_brace_indonesia_unggul_20_di_babak_pertama

Ilustrasi, Beckham Putra Cetak Brace, Indonesia Unggul 2-0 di Babak Pertama. (foto:fotmob/republikbobotoh/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Timnas Indonesia tampil trengginas pada babak pertama laga FIFA Series 2026 menghadapi St Kitts and Nevis di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jumat (27/3/2026) malam WIB. Skuad Garuda menutup paruh pertama dengan keunggulan meyakinkan 2-0 berkat dua gol Beckham Putra.

Sejak peluit awal dibunyikan, Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan. Bermain dengan formasi 3-4-3, tuan rumah tampil agresif dengan pressing tinggi dan distribusi bola cepat dari lini tengah.

Gol pembuka lahir pada menit ke-15. Ole Romeny menunjukkan visi bermain yang tajam dengan mengirim umpan matang ke dalam kotak penalti. Beckham Putra yang bergerak tanpa kawalan langsung melepaskan tembakan kaki kanan terukur yang tak mampu dihentikan kiper lawan. Skor berubah menjadi 1-0 dan GBK pun bergemuruh.

Keunggulan tersebut membuat Indonesia semakin percaya diri. Hanya berselang 10 menit, kombinasi yang sama kembali berbuah hasil. Pada menit ke-25, Ole Romeny lagi-lagi menjadi kreator lewat assist akurat yang diselesaikan Beckham dengan sepakan kanan klinis. Brace dalam 10 menit membawa Indonesia unggul 2-0.

Duet Beckham–Romeny menjadi pembeda di babak pertama. Pergerakan dinamis Beckham di antara lini pertahanan lawan membuat blok lima bek St Kitts and Nevis kerap kehilangan koordinasi. Sementara Romeny berperan sebagai penghubung antarlini yang efektif, tak hanya sebagai penyerang tetapi juga kreator serangan.

Secara taktik, skema 3-4-3 Indonesia bekerja optimal menghadapi formasi 5-3-2 yang diterapkan tim tamu. Wing-back aktif membantu serangan, membuka ruang di sisi lapangan, dan memaksa pertahanan lawan melebar. Situasi itu menciptakan celah di half-space yang dimanfaatkan maksimal oleh lini depan Garuda.

St Kitts and Nevis sendiri lebih banyak berada dalam tekanan. Mereka kesulitan membangun serangan dari bawah akibat pressing disiplin Indonesia. Menjelang akhir babak pertama, Mervin Lewis bahkan harus menerima kartu kuning pada menit ke-44 akibat pelanggaran keras.

Wasit memberikan tambahan waktu tiga menit. Namun hingga peluit panjang berbunyi pada menit 45+4, skor tetap 2-0 untuk keunggulan Indonesia.

Keunggulan dua gol menjadi modal penting bagi Garuda untuk mengontrol babak kedua. Jika konsistensi permainan dan intensitas serangan mampu dijaga, peluang menambah gol terbuka lebar. Sementara itu, publik GBK kini menantikan apakah Beckham Putra mampu melengkapi penampilan impresifnya dengan hattrick.

(fotmob/ai/hm27)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN