Adi Syahputra Lubis Raih Penjaga Gawang Terbaik Porwasu 2026 Bersama Mistar FC

Pemain dari Mistar FC Adi Syahputra Lubis berhasil menyabet penghargaan Penjaga Gawang Terbaik pada pagelaran Pekan Olahraga Wartawan Sumatera (Porwasu) 2026. (Foto: Iqbal/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Pemain Mistar FC, Adi Syahputra Lubis, berhasil menyabet penghargaan Penjaga Gawang Terbaik pada pagelaran Pekan Olahraga Wartawan Sumatera (Porwasu) 2026.
Predikat ini diraih berkat penampilan gemilang yang ditunjukkannya selama ajang olahraga wartawan Sumut tersebut. Adi pun mencatatkan statistik yang impresif sebagai seorang penjaga gawang.
Wartawan Harian Mistar tersebut tampil sebanyak tiga laga selama Porwasu 2026. Adi hanya kebobolan satu kali, yakni saat melawan Mol n Friend Binjai pada fase penyisihan Grup D.
Pria yang akrab disapa Ochel itu berhasil mencatatkan clean sheet alias nirbobol saat menghadapi KJFC pada pertandingan perdana Porwasu 2026. Penampilan ini menjadi salah satu faktor penting Mistar lolos ke babak berikutnya.
Penampilan gemilang Adi berpuncak saat menghadapi juara bertahan MSJC pada babak perempatfinal. Meski Mistar kalah, Adi menampilkan sejumlah penyelamatan krusial dan membawa tim tetap nirbobol pada waktu normal.
Mendapati penghargaan tersebut, Adi menegaskan bahwa prestasinya tidak lepas dari kerja keras seluruh tim Mistar FC.
“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya, tapi juga hasil kerja keras tim, terutama para bek seperti Bang Saut, Bang Syahrial, dan Iqbal yang sudah berjibaku di pertahanan,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).
Adi juga mengucapkan terima kasih kepada Harian Mistar yang terus mendukung perjalanannya, baik di dalam maupun di luar lapangan.
“Saya juga berterima kasih kepada Harian Mistar yang terus mendukung perjuangan kami selama turnamen ini,” tambahnya.
Tak lupa, penghargaan ini dipersembahkan untuk sang istri tercinta, Vamia Yudanti Br Ginting, yang selalu memberinya semangat selama bertanding.
“Terima kasih juga untuk istri saya yang selalu mensupport perjuangan saya,” ujarnya.
Adi mengaku tidak menyangka bisa mendapatkan penghargaan tersebut. Ia berharap ke depannya dapat terus konsisten bahkan meningkatkan kemampuannya.
“Sejak kecil saya bermain bola hingga tingkat kabupaten, kota, bahkan provinsi. Ini kali pertama saya mendapatkan apresiasi. Tidak mudah bagi seorang kiper menjadi yang terbaik. Terima kasih tim, terima kasih Mistar, terima kasih panitia,” tutupnya.













