Diberitakan Intimidasi Kapolri, Megawati Protes Wartawan


diberitakan intimidasi kapolri megawati protes wartawan
Medan, MISTAR.ID
Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri mengaku gemas melihat wartawan zaman sekarang.
Hal itu disampaikan Presiden RI ke-5 ini usai pengumuman 13 calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung PDIP pada Pilkada Serentak 2024 di Kantor DPP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, pada Rabu (14/8/24).
“Saya gemes sama wartawan zaman sekarang. Makanya tiap diajak talkshow saya tidak pernah mau,” katanya saat dilihat mistar.id melalui siaran live.
Baca juga:Megawati Tolak Revisi UU TNI Polri, Pengamat: Takut akan Terkontaminasi Kepentingan Politik
Megawati mengungkapkan alasannya berkata seperti itu, karena ia sempat diberitakan mengintimidasi Kapolri dan sekaligus ingin mendidik para wartawan.
“Karena saya mau mendidik wartawan, biar gak kayak gini, hanya memelintir. Masa saya dibilang mengintimidasi Kapolri,” ungkapnya.
Karena menurutnya, intimidasi itu dilakukan dengan cara sembunyi-sembunyi, bukan terbuka.
“Kalau intimidasi kan sembunyi-sembunyi. Ini kan saya ngomongnya terbuka. Masa gak boleh ketemu Kapolri,” tegasnya.
Baca juga:Peringatan Proklamasi RI, Megawati dan SBY Diundang ke IKN
Dalam kesempatan itu, Megawati juga menghimbau kalau memilih calon pemimpin lebih berhati-hati agar sesuai dengan hati.
“Kalau gak sesuai dengan hati, kalian nyoblosnya 5 menit, tapi akibatnya 5 tahun loh,” sebutnya.
Kemudian Ketum partai berlambang banteng ini juga mengajak para wartawan untuk menghitung jumlah hutang Indonesia.
“Para wartawan daripada kamu begitu, silahkan cari jumlah hutang kita, dan bagaimana cara membayarnya,” sambungnya.
Baca juga:Megawati dan Anies Akan Hadiri Mukernas Perindo
“Harusnya kita bersatu padu, solid, dan kolektif. Bukan malah menjadi pemecah belah,” harapnya. (maulana/hm16)
PREVIOUS ARTICLE
Istana: Tak Ada Reshuffle Kabinet Jelang HUT Kemerdekaan RI