Penyebab Kebakaran Rumah Wartawan Karo Akibat Bensin, Praktisi Hukum: Pernyataan Poldasu Prematur


penyebab kebakaran rumah wartawan karo akibat bensin praktisi hukum pernyataan poldasu prematur
Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sumut telah merilis fakta bahwa peristiwa kebakaran itu setelah Sempurna Pasaribu memberitakan perjudian di Jalan Kapten Bom Ginting, Kelurahan Padang Mas, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo. Dalam pemberitaan itu disebut adanya keterlibatan oknum aparat dalam operasional judi.
Praktisi Hukum Andre Sinaga, SH meminta Polda Sumut tidak anti terhadap informasi publik. Justru, menurut alumni Universitas Simalungun ini, rilis yang disampaikan KKJ tersebut membantu penyelidikan.
“Kemudian pihak kepolisian juga harus membuka selebar-lebarnya informasi kepada masyarakat. Sesuai dengan motto Polri yang transparan,” kata Andre, Rabu (3/7/24).
Ia juga menilai pernyataan Polda Sumut yang mengatakan jika penyebab kebakaran karena ceceran bensin eceran terlalu dini. “Prematur itu. Karena usai peristiwa, pagi harinya saya baca di media massa Polda Sumut langsung mengeluarkan pernyataan,” ujarnya.
Sebab keterangan itu disampaikan sebelum tim Inafis dan Labfor diturunkan ke lapangan. “Saya lihat di media sosial Polda Sumut, tim baru turun pukul 14.00 WIB,” tambahnya.
Seharusnya, lanjut Andre, pihak Kepolisian menelusuri lebih jauh penyebab kebakaran. Sebab penyelidikan sebuah peristiwa merupakan tanggungjawab institusi Bhayangkara itu.
“Jangan tiba-tiba disebut karena adanya bensin eceran di rumah itu. Ini bukan peristiwa kecil, karena terdapat 4 orang yang kehilangan nyawa,” pungkasnya.
Dia berpendapat, Kepolisian memiliki SDM dan logistik mumpuni untuk menginvestigasi penyebab kebakaran dan mencari siapa yang bertanggung jawab atas peristiwa itu. Sebab jika masih berlindung pada ‘bensin eceran’, Andre melihat hal itu hanya sebatas mencari ‘kambing hitam’ dan tidak benar-benar niat menuntaskan nya.
“Karena ada peristiwa-peristiwa sebelumnya, dan Kepolisian tidak bisa tutup mata dengan itu. Polisi mencari dulu apakah ada benang merahnya dengan pemberitaan korban belakang ini?” ucapnya.
PREVIOUS ARTICLE
Polisi Dalami Dugaan Malpraktik di RS Mitra Sejati Medan