Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
MEDAN

Evakuasi Warga Terisolir Jadi Prioritas Bobby Nasution di Tengah Cuaca Buruk

Mistar.idKamis, 27 November 2025 18.37
JS
MA
evakuasi_warga_terisolir_jadi_prioritas_bobby_nasution_di_tengah_cuaca_buruk

Gubernur Sumut, Bobby Nasution, saat memberikan keterangan di Lanud Soewondo. (foto:ari/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, menyampaikan bahwa fokus utama pemerintah saat ini terhadap bencana longsor dan banjir di beberapa wilayah, meliputi Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Tapanuli Selatan (Tapsel), dan Mandailing Natal (Madina), adalah evakuasi warga serta percepatan bantuan logistik.

“Fokus kita saat ini evakuasi warga yang terisolir dan mempercepat sampainya logistik, khususnya kebutuhan sehari-hari seperti makanan, serta untuk bayi seperti pampers maupun popok dan ibu-ibu yang saat ini sedang kita dorong segera,” katanya kepada awak media di Lanud Soewondo Medan saat melakukan peninjauan kebutuhan logistik, Kamis (27/11/2025) sore.

Ia menyampaikan bahwa saat ini pemerintah mengalami kendala dalam melakukan evakuasi dan menyalurkan bantuan logistik, khususnya makanan dan kebutuhan lainnya, ke beberapa wilayah karena akses jalan putus dan cuaca buruk.

“Dari tadi malam kita juga sudah berupaya menembus dari udara melalui bapak Danlanud. Rencananya tadi pagi mau dilakukan pemetaan terlebih dahulu, namun cuaca belum mendukung sehingga belum bisa masuk ke wilayah Sibolga dan Tapteng melalui udara,” ujar Bobby.

Ia menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan upaya maksimal dalam evakuasi dan pendistribusian logistik kepada masyarakat terdampak.

“Meskipun cuaca masih hujan terus, kita akan lakukan upaya segera mungkin, karena masih banyak masyarakat yang belum dievakuasi,” ucapnya.

Bobby menuturkan bahwa cuaca buruk yang terjadi sebelumnya telah diinformasikan dan disosialisasikan kepada seluruh kepala daerah dan masyarakat di Sumut melalui Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Sebenarnya informasi cuaca ini sudah diinformasikan sejak satu bulan lalu. Kita sudah sampaikan kepada seluruh kepala daerah dan masyarakat agar selalu bersiaga,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan informasi BMKG, puncak cuaca buruk diperkirakan terjadi pada akhir November. Namun, ia berharap pada Desember 2025 kondisi cuaca dapat kembali normal.

“Mudah-mudahan di awal bulan 12 nanti kondisi ini menurun. Tetap waspada kepada seluruh masyarakat, dan mencari tempat yang aman maupun tinggi untuk menghindari banjir bandang susulan,” katanya mengakhiri.

Sebelumnya, ia dijadwalkan berangkat ke wilayah Tapteng dan Sibolga pada pukul 11.00 WIB hari ini, namun dibatalkan karena cuaca buruk yang masih melanda Sumut. (hm16)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN