Rekomendasi Obat untuk Atasi Mabuk Perjalanan

Dokter Klinik Utama Rawat Jalan RL Dermatoclinic, dr M Allif Maulana Syafrin Lubis, M.Ked (PD), Sp.PD. (Foto: Dok. Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Dokter Klinik Utama Rawat Jalan RL Dermatoclinic, dr M Allif Maulana Syafrin Lubis, M.Ked (PD), Sp.PD merekomendasikan beberapa obat yang dapat digunakan untuk mengatasi mabuk perjalanan.
"Beberapa penelitian yaitu antihistamin dapat menjadi rekomendasi dan sebagai pilihan utama dalam penanganan motion sickness (mabuk perjalanan)," ujarnya kepada Mistar, Kamis (26/3/2026).
Adapun contoh obat penanganan mabuk perjalanan seperti dimenhidrinat, siklizin, difenhidramin, dan obat antikolinergik seperti skopolamin dan hiosin mampu mengatasi mual.
Di Indonesia, dikatakan Allif, obat yang sering digunakan mengatasi mabuk perjalanan adalah, golongan obat antihistamin dengan kandungan dimenhidrinat yang beragam nama dagang.
Anggota Ikatan Dokter Indonesia Cabang Medan itu menegaskan, antihistamin ini akan memberikan efek mengantuk sehingga, penderita dapat tertidur selama perjalanan sehingga rasa mual muntah tidak muncul.
"Pendekatan alternatif lain yang dikatakan dapat digunakan untuk mengatasi mabuk perjalanan adalah menggunakan jahe, meskipun bukti klinisnya masih terbatas," ucapnya.
Selain itu, penggunaan acupressure atau pemijatan pergelangan tangan, dianggap membantu meredakan rasa mual mabuk perjalanan. Kemudian, pemberian minyak angin beraroma hangat dan herbal juga mengurangi gejala mabuk perjalanan. (hm20)






















