7 Fakta Penting Mengenai Sinusitis


7 fakta penting mengenai sinusitis
Jakarta, MISTAR.ID
Sering kali disamakan dengan flu, sinusitis sebenarnya merupakan penyakit yang terjadi ketika jaringan yang melapisi sinus meradang atau membengkak. Sinus sendiri adalah ruang kosong di dalam tulang di antara mata, di belakang tulang pipi dan di dahi.
Ruang ini membuat lendir, yang membuat bagian dalam hidung lembap. Pada gilirannya, hal itu akan membantu melindungi dari debu, alergen dan polutan.
Berikut fakta sinusitis yang penting untuk diketahui:
- Flu karena Sinus Lama Sembuh
Gejala sinusitis sering kali diabaikan karena mirip dengan gejala flu biasa. Padahal, gejala flu bisa jadi merupakan tahap awal terjadinya sinusitis. Sebut saja hidung gatal, meriang, tenggorokan gatal dan lemas. Biasanya setelah tiga hari, gejala ini akan semakin parah dan membaik di hari kelima atau ketujuh.
Baca Juga:Gejala Imun Tubuh Menurun dan Cara Mengatasinya
Kalau misalnya kamu terkena flu dan gejalanya tak kunjung sembuh, bisa jadi sudah terjadi infeksi bakteri penyebab sinusitis.
- Warna Lendir Sinus Beda dengan Pilek
Jika pilek atau flu biasa, lendir biasanya akan berwarna bening. Namun, pada sinusitis lendir biasanya bertambah banyak dan warnanya menjadi kekuningan hingga hijau.
- Batuk Dahak Tanda Sinus
Ketika gejala flu terjadi, produksi lendir meningkat dan jika cairan tidak bisa keluar melalui hidung, maka akan dialirkan ke tenggorokan. Lendir yang masuk ke tenggorokan lama kelamaan akan menumpuk dan menyebabkan batuk berdahak.
Baca Juga:Ini Gejala Khas Omicron, Bukan Batuk tapi Tenggorokan Gatal
- Penyebabnya Bukan Hanya Virus
Fakta sinusitis adalah penyakit tersebut memang biasanya disebabkan oleh infeksi virus di saluran pernapasan atas (seperti pilek). Namun, infeksi bakteri, jamur, alergi, asma dan kondisi kesehatan lainnya juga bisa menyebabkan sinusitis.
Bila sinus tetap tersumbat untuk waktu yang lama, kamu mungkin akan mengalami infeksi sekunder. Infeksi sekunder ini disebabkan oleh bakteri yang biasanya ada di saluran pernapasan. Bakteri ini berkembang biak dan menyebabkan infeksi sinus ketika mereka tidak dapat mengalir keluar dari sinus yang tersumbat.
- Sinusitis Bisa Diobati
Ketika seseorang terkena sinusitis, maka pengobatan yang dilakukan dokter biasanya fokus untuk mengatasi peradangan pada sinus. Misalnya, bila sinusitis disebabkan oleh infeksi bakteri maka antibiotik bisa diberikan.
Baca Juga:Pakar: Hepatitis Misterius Belum Tentu Mewabah Luas
Sementara sinusitis yang disebabkan oleh alergi, dokter mungkin akan merekomendasikan antihistamin. Obat antijamur juga bisa diberikan untuk mengatasi sinusitis akibat jamur.
- Sinusitis Bisa Kambuh Kembali
Penyakit ini bisa kambuh kembali. Biasanya yang bisa kambuh kembali adalah jenis sinusitis kronis. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebab sinusitis agar kamu bisa mencegahnya.
Beberapa cara mencegah sinusitis yang bisa kamu lakukan, antara lain jauhi hal-hal yang kamu tahu bisa memicu alergi, sering-seringlah mencuci tangan terutama selama musim hujan dan flu, dan hindari juga menyentuh wajah.
- Bisa Menyebabkan Komplikasi
Jangan sepelekan sinusitis karena meskipun kebanyakan sinusitis tidak menimbulkan masalah besar, komplikasi sinusitis bakteri akut yang berpotensi mengancam jiwa bisa terjadi. (halodoc/hm14)
PREVIOUS ARTICLE
Ingat! Lansia Sebaiknya Batasi Asupan Gula dan GaramNEXT ARTICLE
Waspada! Ini Ciri Paru-paru Tidak Sehat