19 C
New York
Saturday, September 28, 2024

Hore, Obat Korona Telah Ditemukan

Jakarta | MISTAR.ID

Para ilmuwan China telah mengkonfirmasi bahwa Chloroquine Phosphate yang merupakan obat antimalaria, memiliki efek kuratif tertentu pada penyakit virus korona (Covid-19).

Melansir The Star yang mengutip Xinhua, hal itu diungkapkan oleh seorang pejabat China, kemarin.

The Star menuliskan, menurut Sun Yanrong, wakil kepala Pusat Nasional Nasional Pengembangan Bioteknologi di bawah Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, para ilmuwan “dengan suara bulat” menyarankan bahwa obat tersebut bisa dimasukkan dalam versi berikutnya dari pedoman pengobatan dan diterapkan dalam uji klinis yang lebih luas sesegera mungkin.

Sun menjelaskan, Chloroquine Phosphate, yang telah digunakan selama lebih dari 70 tahun, dipilih dari puluhan ribu obat yang ada setelah beberapa putaran skrining uji coba.

Menurutnya, obat tersebut telah melalui uji klinis di lebih dari 10 rumah sakit di Beijing, serta di Provinsi Guangdong China selatan dan Provinsi Hunan di China tengah, dan telah menunjukkan kemanjuran yang cukup baik.

Dalam uji coba, kelompok pasien yang telah menggunakan obat telah menunjukkan indikator yang lebih baik daripada kelompok paralel mereka, terkait berkurangnya demam, peningkatan gambar pada CT paru-paru, dan persentase pasien yang menjadi negatif dalam tes asam nukleat virus.

“Pasien yang menggunakan obat juga membutuhkan waktu yang lebih singkat untuk pulih,” tambahnya kepada Xinhua.

Sun memberi contoh seorang pasien berusia 54 tahun di Beijing, yang dirawat di rumah sakit empat hari setelah menunjukkan gejala virus korona.

Setelah minum obat selama seminggu, ia melihat semua indikator membaik dan asam nukleat berubah negatif.

Sejauh ini, tidak ada reaksi merugikan serius yang jelas terkait dengan obat telah ditemukan di antara lebih dari 100 pasien yang terdaftar dalam uji klinis, katanya.

Sementara itu, melansir South China Morning Post, otoritas kesehatan China pada hari Selasa melaporkan terdapat 1.886 kasus virus corona baru dan 98 kematian di China daratan.

Kondisi itu menjadikan totalnya masing-masing menjadi 72.436 dan 1.868, per Senin, tengah malam.

Provinsi Hubei, pusat wabah virus corona, melaporkan 1.807 kasus baru di mana 1.600 di antaranya terjadi di ibukota provinsi Wuhan. Dilaporkan pula ada 93 kematian di wilayah ini.

Di sisi lain, Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan ada sekitar 1.701 pasien yang telah pulih pada Senin.

Angka-angka terbaru dari Hubei membawa jumlah total kasus di provinsi Hubei menjadi 59.989 dan jumlah kematian menjadi 1.789.

Sehari sebelumnya, provinsi Hubei telah mengumumkan 1.933 kasus baru dan 100 kematian.

“Dari total Hubei untuk hari Senin, 1.600 kasus baru dan 72 kematian terjadi di ibukota provinsi Wuhan,” jelas komisi kesehatan Hubei seperti yang dikutip dari South China Morning Post.

Sementara itu, Grup perusahaan Terra Drone, Antwork, telah mengangkut sampel medis dan bahan berbahaya dari Rumah Sakit Rakyat Kabupaten Xinchang ke Pusat Pengendalian Penyakit Kabupaten Xinchang.

Sebuah drone pengiriman medis terbang dari Rumah Sakit Rakyat Kabupaten Xinchang ke pusat pengendalian penyakit di Kabupaten Xinchang, menandai peluncuran “jalur transportasi udara perkotaan” pertama untuk membantu melawan virus corona baru (2019-nCoV).

Kabupaten Xinchang terletak di provinsi Zhejiang, salah satu provinsi yang paling parah terkena virus ini, dengan 1.006 pasien sudah dipastikan terkena dampak 2019-nCoV pada 6 Februari 2020.

“Saat ini, daerah tersebut sedang mengalami ketegangan, khususnya dalam hal pencegahan dan pengendalian epidemi nasional ini,” ujar Toru Tokushige, CEO Terra Drone Corporation melalui siaran pers kepada Warta Kota, Rabu (19/2/20).

Untuk menanggapi kebutuhan tersebut, salah satu grup perusahaan Terra Drone, Antwork, secara aktif menghubungi rumah sakit setempat untuk mendukung pencegahan epidemi dengan tindakan praktis, bekerja sama sepenuhnya dengan pemerintah daerah dan unit bantuan medis untuk mengawal pengiriman sampel medis yang tepat waktu secara cepat.

Selama periode pencegahan dan pengendalian epidemi, Antwork mengambil inisiatif untuk mengambil drone jenis RA3 dan tr7s, serta menggunakan stasiun tak berawak RH1, sebagai solusi teknis untuk mengangkut sampel medis dan bahan berbahaya antara Rumah Sakit Rakyat Kabupaten Xinchang, pusat kontrol penyakit Kabupaten Xinchang, dan Rumah Sakit Rakyat Kabupaten Xinchang cabang Dashiju.

“Dalam operasi ini, solusi pengiriman menggunakan drone yang disediakan oleh Antwork pun digunakan,” ungkap Toru Tokushige.

Kurangi kontak manusia

Mode operasi otomatis dan tak berawaknya dapat secara signifikan mengurangi peluang kontak manusia terhadap sampel medis dalam proses transportasi, dan meningkatkan kecepatan pengiriman.

Toru Tokushige menyebut, perusahaan cabang Antwork (Aerodeli) yang melakukan tugas operasi ini, telah memperoleh “lisensi” pengiriman drone perkotaan pertama di dunia yang dikeluarkan oleh Administrasi Penerbangan Sipil Tiongkok (CAAC) pada Oktober 2019.

“Pekerjaan pengiriman sampel akan dilakukan sesuai dengan prosedur operasi tersertifikasi untuk memastikan keamanan sampel medis dalam proses transportasi,” tegas dia.

Dalam hal pengiriman logistik, drone telah meningkatkan efisiensi waktu lebih dari 50 persen dibandingkan dengan cara tradisional.

Hal inilah yang menjadi alasan digunakannya drone untuk pencegahan dan pengendalian epidemi.

Pada saat yang sama, dengan semakin banyak staf medis dan ambulans yang dipindahkan ke wilayah tersebut, dalam kasus kekurangan personel, penggunaan transportasi drone juga dapat menggantikan peran manusia dan mengurangi material yang dibutuhkan.

Setelah berita tentang pemblokiran Wuhan muncul pada 23 Januari, Antwork segera menghubungi departemen kesehatan dan pengendalian penyakit di berbagai daerah dan mengambil inisiatif untuk mengajukan petisi untuk dukungan teknis transportasi udara drone untuk lembaga medis yang berperang melawan wabah.

“Setelah proyek rumah sakit rakyat Xinchang dioperasikan, Antwork juga akan secara aktif membantu lebih banyak institusi medis di seluruh negeri untuk menggunakan layanan pengiriman menggunakan drone dan membantu agar Xinchang cepat pulih dari epidemi ini,” pungkasnya.

Sumber: Tribun

Editor: Manson

Related Articles

Latest Articles