Wednesday, July 8, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Korban Pembacokan Geng Motor di Simpang Gaperta Lapor Polisi

Mistar.idKamis, 23 April 2026 pukul 14.20 WIB
korban_pembacokan_geng_motor_di_simpang_gaperta_lapor_polisi

Arif Nur Hidayat, korban pembacokan geng motor saat ditemui di rumah sakit. (Foto: Putra/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Arif Nur Hidayat, korban pembacokan yang diduga dilakukan kawanan geng motor di kawasan Simpang Gaperta, Kamis (16/4/2026) lalu, resmi membuat laporan ke pihak kepolisian.

Laporan tersebut tertuang dengan nomor LP/B/170/IV/2026/SPKT/Polsek Helvetia.

Arif Nur Hidayat mengatakan dirinya mengalami luka akibat serangan tersebut dan berharap para pelaku segera ditangkap.

“Saya sudah membuat laporan ke polisi,” ucapnya, Kamis (23/4/2026).

Ia menuturkan, peristiwa itu terjadi pada Kamis (16/4/2026) dini hari saat dirinya melintas bersama keponakannya di kawasan Simpang Gaperta. Tiba-tiba, sekelompok orang yang diduga geng motor menyerangnya.

“Saya diserang secara tiba-tiba. Mereka langsung membacok,” tuturnya.

Akibat kejadian tersebut, Arif yang diketahui berprofesi sebagai penggiling bakso mengalami luka bacok di bagian betis kiri dan harus mendapatkan perawatan.

Namun hingga kini, para pelaku masih bebas berkeliaran. Penanganan kasus ini pun dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan.

Sementara itu, Kapolsek Helvetia, Kompol Nelson JP Sipahutar, saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Belum ada yang ditangkap. Masih penyelidikan,” ujarnya.

Pelaku Masih Berkeliaran

Terpisah, sorotan tajam datang dari praktisi hukum, Muslim Muis. Ia menilai lambannya penanganan kasus ini menunjukkan lemahnya respons aparat dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Ini kasus kekerasan terbuka di jalan. Korbannya jelas, waktunya jelas, lokasinya jelas. Kalau sampai sekarang belum ada yang ditangkap, patut dipertanyakan keseriusan penanganannya,” tegas Muslim saat diminta tanggapannya terkait kasus ini.

Menurutnya, aparat kepolisian seharusnya bisa bergerak cepat dalam mengungkap pelaku, apalagi kasus pembacokan oleh geng motor bukan pertama kali terjadi.

“Jangan sampai masyarakat menilai aparat kalah cepat dengan pelaku kejahatan. Ini bisa menurunkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum,” tuturnya.

Muslim juga mendesak agar kepolisian segera mengungkap pelaku dan memberikan kepastian hukum kepada korban.

“Kalau dibiarkan berlarut-larut, ini berbahaya. Pelaku bisa kembali beraksi dan masyarakat semakin resah,” ujarnya. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN