Suku Bunga Acuan Naik, Pengamat: Berpotensi Naikkan Suku Bunga Kredit Bank


suku bunga acuan naik pengamat berpotensi naikkan suku bunga kredit bank
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Pengamat Ekonomi Universitas Simalungun (USI), Darwin Damanik mengatakan, kenaikan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI) ke level 6,25% akan berpotensi menaikan suku bunga kredit bank.
“Apalagi kredit rumah non subsidi, karena sifatnya floating. Kalau kredit rumah subsidi tidak berpengaruh, sebab fixed atau tetap bunganya,” ujarnya pada mistar.id, Jumat (3/5/24).
Darwin menjelaskan, secara teori transmisi suku bunga yang terjadi dimulai dari suku bunga acuan BI lalu diikuti oleh suku bunga perbankan, baik pinjaman dan tabungan.
Baca juga:Kenaikan Suku Bunga Pengaruhi Besaran Angsuran Rumah Non Subsidi
“Sektor-sektor yang akan terpengaruh oleh kenaikan suku bunga acuan ini adalah yang mengandalkan pembiayaan perbankan kepada konsumennya, seperti properti, kendaraan bermotor, multifinance dan lain-lain,” pungkasnya.
Ia menambahkan, dampak kenaikan suku bunga acuan BI terhadap permintaan kredit di sektor Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) masih akan tetap solid dan tumbuh.
“Itu karena penjualan dan investasi yang solid oleh perusahaan mendukung pertumbuhan kredit yang diperkirakan akan terus meningkat setelah Pemilihan Umum (Pemilu), didorong oleh pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang terjaga,” sebut Darwin. (abdi/hm16)
PREVIOUS ARTICLE
Perkembangan QRIS Meningkat tapi Melemah Jika Dibandingkan 2023