27.8 C
New York
Thursday, July 25, 2024

Selain KAD, Bobby Nasution Minta Lahan Aset Pemko Ditanami Ragam Komoditas

Medan, MISTAR.ID

Selain kerja sama antar daerah (KAD) yang dilakukan dalam upaya mengatasi inflasi, Wali Kota Medan Bobby Nasution juga berharap aset milik Pemko Medan berupa lahan, baik yang di tengah maupun pinggir kota, dapat dimanfaatkan untuk menanam ragam jenis komoditas sebagai bagian mendukung upaya pengendalian inflasi melalui tingkat kewilayahan.

Hal ini disampaikan Bobby Nasution dalam High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Medan yang dihadiri Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara Ibrahim, Kepala Perum Bulog Sub Divre Medan Darma Wijaya, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan Enny Nuryani Nasution, unsur Forkopimda serta pimpinan perangkat daerah terkait di Balai Kota Medan, Kamis (4/5/23).

“Informasikan yang mana-mana saja aset Pemko Medan, sehingga bisa kita manfaatkan untuk tempat menanam,” ujarnya.

Baca Juga:Kendalikan Inflasi dan Stabilitas Harga, Pemko Medan Buka 151 Titik Pasar Murah

Dalam kesempatan itu, Bobby juga mengucapkan terima kasih kepada TPID Kota Medan atas kolaborasi yang dilakukan dalam upaya mengendalikan inflasi di Kota Medan.

“Tingkat inflasi Kota Medan April 2023 sebesar -0,20 %, data dan angka ini bisa kita katakan baik. Tentunya ini sangat berimbas besar pada pemulihan ekonomi dan dunia investasi. Sebab, calon investor akan terlebih dahulu melihat hal-hal dasar di suatu daerah sebelum melakukan investasi,” jelasnya.

Melalui langkah dan upaya yang telah dilakukan, Bobby Nasution juga mengajak TPID untuk melihat lagi tantangan ke depan dalam pengendalian inflasi.

“Dengan demikian, solusi dari kendala yang ada dapat dibahas sejak saat ini. “Termasuk KAD yang sudah terjalin, juga harus dapat kita tingkatkan lagi,” tandasnya.

Baca Juga:Pemko Medan Harus Masifkan Sosialisasikan Perda Tentang Sistem Kesehatan

Sebelumnya, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman selaku Ketua TPID, menyampaikan ragam upaya yang dilakukan dalam pengendalian inflasi, di antaranya menjamin keterjangkauan harga lewat operasi pasar (OP) untuk komoditi beras maupun komoditas lain penyumbang inflasi.

“Saat Ramadhan dan menyambut Idulfitri juga dilakukan upaya pengendalian dengan menggelar pasar murah di 151 kelurahan se-Kota Medan,” terang Wiriya. (Rahmad/hm01)

 

Related Articles

Latest Articles